Beranda / Berita / Dunia / Wakil PM Inggris Mengundurkan Diri Usai Investigasi Intimidasi

Wakil PM Inggris Mengundurkan Diri Usai Investigasi Intimidasi

Jum`at, 21 April 2023 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Perdana Menteri Inggris Dominic Raab mengundurkan diri, Jumat (21/4/2023). [Foto: ABC News]


DIALEKSIS.COM | Dunia - Wakil Perdana Menteri Inggris Dominic Raab dengan enggan mengundurkan diri pada hari Jumat (21/4/2023) setelah penyelidikan independen menemukan ia menindas pegawai negeri, meskipun dia mengkritik laporan itu sebagai "cacat".

Pengumuman Raab datang sehari setelah Perdana Menteri Rishi Sunak menerima temuan penyelidikan atas delapan pengaduan resmi bahwa Raab, yang juga sekretaris kehakiman, telah bersikap kasar terhadap anggota staf selama tugas sebelumnya di kantor itu dan saat menjabat sebagai menteri luar negeri Inggris dan Sekretaris Brexit.

Pengacara Adam Tolley, yang melakukan penyelidikan, mengatakan Raab "bertindak dengan cara yang mengintimidasi", "agresif yang tidak masuk akal dan terus-menerus" dan "memperkenalkan elemen hukuman" pada gaya kepemimpinannya.

"Perilakunya juga melibatkan penyalahgunaan atau penyalahgunaan kekuasaan dengan cara yang merendahkan atau mempermalukan," tulis Tolley dalam laporan setebal 48 halaman itu. "Tingkah lakunya pasti akan dialami sebagai sesuatu yang merendahkan atau mempermalukan individu yang terpengaruh, dan itu sangat dialami."

Raab (49) membantah klaim bahwa dia meremehkan dan merendahkan stafnya dan mengatakan dia berperilaku profesional setiap saat, tetapi mengatakan dia mengundurkan diri karena dia telah berjanji untuk melakukannya jika keluhan intimidasi itu terbukti.

Investigasi membuat dua temuan intimidasi terhadapnya dan memberhentikan yang lain, kata Raab dalam surat pengunduran dirinya. Dia menyebut temuan itu "cacat" dan mengatakan penyelidikan itu "menetapkan preseden berbahaya" dengan "menetapkan ambang batas untuk intimidasi begitu rendah."

Raab mengatakan dia berhenti karena dia "bertugas" untuk mengundurkan diri seperti yang dia janjikan.

Sunak mengatakan dia menerima pengunduran diri itu “dengan sangat sedih,” dalam sebuah surat yang memuji banyak pekerjaan yang telah dilakukan Raab. Dia juga merujuk pada "kekurangan" dalam penyelidikan, yang menurutnya telah "memengaruhi semua orang yang terlibat secara negatif."

Pengunduran diri itu menghindarkan Sunak dari tugas sulit untuk menentukan nasib wakil utamanya. [ABC News]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda