Beranda / Berita / Dunia / Usai Tabrakan, Pesawat Japan Airlines Terbakar, Ratusan Penumpang dan Awak Selamat

Usai Tabrakan, Pesawat Japan Airlines Terbakar, Ratusan Penumpang dan Awak Selamat

Rabu, 03 Januari 2024 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Pesawat Japan Airlines terbakar hebat usai tabrakan dengan pesawat Penjaga Pantai Jepang di Bandara Haneda, Tokyo. [Foto: Reuters/Issei Kato Acquire Licensing Rights]



DIALEKSIS.COM | Tokyo - Sebuah pesawat Japan Airlines terbakar setelah bertabrakan dengan pesawat penjaga pantai yang lebih kecil di landasan pacu Bandara Haneda Tokyo pada Selasa (2/1/2024).

"Seluruh penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 379 orang telah dievakuasi, namun lima dari enam awak pesawat penjaga pantai tewas," kata Polisi

Api melalap pesawat tersebut setelah mendarat, dan tergelincir di landasan yang berkobar.

Petugas pemadam kebakaran menghabiskan waktu berjam-jam untuk memadamkan api. Pesawat itu datang dari Sapporo di pulau utara Hokkaido.

Pakar keselamatan udara memuji kru karena berhasil mengevakuasi semua penumpang dengan aman. Keempat landasan pacu Haneda ditutup setelah kejadian tersebut, sehingga mengganggu rencana perjalanan ribuan penumpang.

Japan Airlines Penerbangan 516 berangkat dari bandara New Chitose Sapporo pada pukul 16:00 waktu setempat (07:00 GMT) dan mendarat di Haneda sesaat sebelum pukul 18:00.

Video menunjukkan pesawat itu terbakar saat melaju di landasan pacu setelah mendarat.

“Saya merasakan ledakan seperti kami menabrak sesuatu dan tersentak ke atas saat kami mendarat,” kata seorang penumpang kepada kantor berita Kyodo. "Saya melihat percikan api di luar jendela dan kabin dipenuhi gas dan asap."

Penumpang melarikan diri melalui perosotan evakuasi dan berlari melintasi landasan menuju tempat aman, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman dan foto.

Para pejabat mengatakan awak pesawat melaporkan tidak ada masalah sebelum mendarat. Pertukaran dengan pengontrol penerbangan sedang diselidiki.

Penyebab tabrakan masih belum jelas. Penjaga pantai mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui bagaimana dan pada jam berapa kedua pesawat tersebut bersentuhan satu sama lain.

Pernyataan Japan Airlines mengatakan penerbangan JL516 "terlibat dalam tabrakan dengan pesawat penjaga pantai Jepang saat mendarat di Bandara Haneda, yang mengakibatkan kebakaran di landasan".

“Kami ingin meyakinkan Anda bahwa semua penumpang dan awak penerbangan kami telah dievakuasi dengan selamat. Pikiran dan doa kami bersama para anggota penjaga pantai Jepang yang meninggal.”

Pesawat penjaga pantai, turboprop De Havilland Dash 8, sedang menuju untuk membantu upaya penyelamatan dan bantuan setelah gempa bumi hari Senin di Ishikawa. Itu adalah salah satu dari empat pesawat yang sedang dalam misi ke lokasi gempa.

Namun beberapa jam setelah kebakaran, polisi di Tokyo mengkonfirmasi laporan bahwa lima awak penjaga pantai tewas dan pilotnya terluka parah.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan pihak berwenang berusaha memastikan kecelakaan itu tidak menghambat pengiriman pasokan bantuan gempa.

“Ini sangat disayangkan karena para awak kapal menjalankan tugasnya dengan penuh rasa misi dan tanggung jawab terhadap para korban di daerah bencana,” ujarnya.

Penerbangan di Haneda, salah satu dari dua bandara internasional yang melayani ibu kota Jepang, dihentikan dan banyak yang dialihkan ke bandara lain di Jepang sementara layanan darurat berusaha mengatasi kebakaran tersebut. 

Ini adalah kecelakaan besar pertama yang melibatkan A350, salah satu jenis pesawat baru yang sebagian besar terbuat dari bahan canggih seperti plastik yang diperkuat serat karbon. Airbus mengirimkan tim spesialis untuk membantu penyelidikan di Jepang. [BBC]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda