Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / Resesi Singapura, Ekonomi Minus 42,9 persen

Resesi Singapura, Ekonomi Minus 42,9 persen

Rabu, 12 Agustus 2020 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.(SHUTTERSTOCK)



DIALEKSIS.COM | Singapura -Ekonomi Singapura resmi masuk ke jurang resesi setelah mencatat minus 42,9 persen pada kuartal II 2020. Pasalnya, ekonomi Singapura  bergantung dengan perdagangan dan pariwisata global. 

Melansir dari CNNIndonesia yang dikutip dari AFP, Selasa (11/8/2020) anjloknya ekonomi negara itu karena Singapuran melakukan penguncian wilayah dan lockdown demi mencegah penularan virus corona. 

Data pemerintah Singapura menunjukkan ekonomi negara tersebut menyusut 13,2 persen sepanjang April-Juni 2020. Angkanya itu lebih dalam dari perkiraan awal sebesar 12,6 persen. 

Sementara, Pemerintah Singapura memperkirakan ekonomi Singapura berkontraksi sekitar 5 persen sampai 7 persen. Angkanya lebih parah dari ramalan awal yang berada di sekitar 4 persen sampai 7 persen. 

"Banyak mitra dagang Singapura yang mengalami gangguan ekonomi lebih buruk dari yang diproyeksikan pada kuartal II 2020," ucap Kementerian Perdagangan Singapura dalam keterangan resmi, melansir CNNIndonesia Selasa (11/8). (IDW)

Editor :
Indra Wijaya

Berita Terkait
riset-JSI
Komentar Anda