Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / Puluhan Ribu Warga Belarusia Kembali Turun ke Jalan

Puluhan Ribu Warga Belarusia Kembali Turun ke Jalan

Senin, 14 September 2020 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Puluhan ribu warga Belarus hari Minggu (13/9) kembali turun ke jalan-jalan di ibu kota Minsk.


DIALEKSIS.COM | Rusia - Puluhan ribu warga Belarusia Minggu (13/9/2020) kembali turun ke jalan-jalan di ibu kota Minsk, menuntut pengunduran diri Presiden Alexander Lukashenko.

Dengan mengibarkan bendera nasional dan mengenakan pakaian berwarna merah dan putih, warga berpawai untuk hari ke-36 berturut-turut, dalam aksi demonstrasi anti pemerintah.

Lukashenko memperpanjang kepemimpinannya yang sudah berlangsung selama 26 tahun setelah memenangkan pemilu Agustus lalu. Kelompok oposisi melihat pemilu itu telah dicurangi.

Para pendukung pemerintah diperkirakan akan melakukan demonstrasi terpisah. 

Sang pemimpin yang telah lama berkuasa di Belarusia juga menyuarakan kekhawatiran atas latihan militer NATO di negara tetangga Polandia dan Lithuania dan melontarkan kritik terhadap aliansi militer Barat.

NATO - yang mengirim empat kelompok pasukan yang dipimpin oleh Inggris, Kanada, Jerman, dan AS ke negara-negara Baltik setelah Moskow menganeksasi Krimea di Ukraina - menyangkal tuduhan peningkatan aktivitas militer di wilayah tersebut.

Kerusuhan di Belarusia pecah setelah Lukashenko mengklaim kemenangan telak dalam pemilihan presiden hari Minggu lalu, yang hasilnya dikecam di tengah banyaknya tuduhan kecurangan.

Komisi Pemilihan Umum Pusat mengatakan Lukashenko, yang berkuasa sejak 1994, memenangkan 80,1% suara sedangkan kandidat oposisi utama Svetlana Tikhanovskaya 10,12%.

Namun Tikhanovskaya bersikeras bahwa di tempat suara dihitung dengan benar, ia memenangkan dukungan mulai dari 60% hingga 70%.

Editor :
Zulkarnaini

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda