Beranda / Berita / Dunia / Pemilik Restoran Terapung Ikonik di Hong Kong Klaim Kapalnya Tidak Tenggelam

Pemilik Restoran Terapung Ikonik di Hong Kong Klaim Kapalnya Tidak Tenggelam

Jum`at, 24 Juni 2022 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Seekor burung terbang di atas Restoran Terapung Jumbo bergaya kekaisaran Cina saat ditarik keluar dari tempat perlindungan topan di Hong Kong pada 14 Juni 2022. [Foto: Anthony Kwan/Getty Images]


DIALEKSIS.COM | Hong Kong - Pemilik restoran terapung Hong Kong yang ikonik menjadi berita utama di seluruh dunia setelah muncul laporan bahwa restoran itu tenggelam di laut, muncul pada hari Kamis (23/6/2022) untuk menolak klaim sebelumnya bahwa itu tidak dapat diselamatkan. 

Pemilik bersikeras bahwa kapal itu "masih di perairan" di dekat Paracel Islands, saat panggilan untuk penyelidikan penuh atas insiden tersebut.

Jumbo Kingdom, sebuah restoran setinggi 260 kaki (80 meter), tiga lantai yang ditata dengan gaya istana kekaisaran Cina, mengalami kondisi buruk pada akhir pekan lalu saat ditarik melalui Laut Cina Selatan

"Air segera masuk sebelum mulai surut," kata pemiliknya dalam sebuah pernyataan, Senin (20/6/2022).

"Kedalaman air di tempat kejadian lebih dari 1.000 meter [3.300 kaki], sehingga sangat sulit untuk melakukan pekerjaan penyelamatan," bunyi pernyataan itu.

Tetapi pada hari Kamis, menghadapi tekanan dari pihak berwenang untuk mengungkapkan keadaan di sekitar reruntuhan yang tampak, pemilik kapal, Aberdeen Restaurant Enterprises Limited, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal dan kapal pendamping yang menyertainya masih berada di perairan dekat Kepulauan Paracel (dikenal sebagai Kepulauan Xisha). 

Pernyataan itu, yang diberikan kepada pemerintah Hong Kong, tidak menunjukkan apakah kapal itu masih mengapung, atau telah terpisah dari kapal pendampingnya.[CNN]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda