Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Ledakan Guncang Kedutaan Besar AS di Oslo, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Seseorang

Ledakan Guncang Kedutaan Besar AS di Oslo, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Seseorang

Senin, 09 Maret 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Polisi Norwegia berjaga di luar Kedutaan Besar AS di Oslo setelah terjadi ledakan pada Minggu, 8 Maret 2026. Foto: X


DIALEKSIS.COM | Oslo - Ledakan mengguncang Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo, Norwegia, pada Minggu dini hari (8/3/2026). Otoritas setempat memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut, meski ledakan sempat memicu kepanikan di sekitar lokasi.

Menurut laporan media internasional AFP, Departemen Kepolisian Oslo menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat (00.00 GMT). Ledakan tersebut dilaporkan mengenai area pintu masuk bagian konsuler kedutaan.

Komandan insiden kepolisian, Michael Dellemyr, mengatakan pihaknya menerima sejumlah laporan warga mengenai suara ledakan keras sebelum petugas tiba di lokasi.

“Sekitar pukul 01.00 kami menerima beberapa laporan tentang ledakan. Kami tiba tidak lama kemudian dan memastikan bahwa telah terjadi ledakan yang menghantam kedutaan Amerika Serikat,” kata Dellemyr kepada media penyiaran publik NRK.

Meski demikian, ia menyebut kerusakan yang ditimbulkan relatif ringan.

“Kerusakannya ringan,” ujarnya.

Polisi hingga kini belum mengungkap jenis benda yang menyebabkan ledakan maupun detail kerusakan pada bangunan kedutaan. Dellemyr menegaskan penyelidikan masih berada pada tahap awal.

“Kami tidak akan berkomentar mengenai jenis kerusakan, apa yang meledak, dan detail serupa, selain fakta bahwa telah terjadi ledakan,” jelasnya.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi TV2, Dellemyr menyebut polisi memiliki gambaran awal mengenai penyebab insiden tersebut dan menduga ledakan dilakukan oleh seseorang.

“Sepertinya ini adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang,” katanya.

Saat ini polisi tengah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Media lokal juga melaporkan tim penjinak bom dikerahkan untuk mengamankan area kedutaan.

Seorang saksi mata berusia 16 tahun bernama Edvard mengatakan dirinya mendengar ledakan keras saat sedang menonton televisi di rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Ibu saya dan saya awalnya mengira ledakan itu berasal dari rumah kami. Setelah melihat ke luar jendela, kami melihat lampu berkedip dan banyak polisi,” ujarnya kepada TV2.

Ia juga menyebut situasi di sekitar lokasi langsung dipenuhi aparat keamanan.

“Ada anjing pelacak, drone, polisi bersenjata otomatis, dan helikopter di udara,” tambahnya.

Pasca ledakan, polisi menutup sejumlah ruas jalan di sekitar area kedutaan dan menghentikan kendaraan yang melintas untuk pemeriksaan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan sejumlah kedutaan besar Amerika Serikat di berbagai wilayah, termasuk di Timur Tengah, menyusul ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Namun demikian, polisi Norwegia menegaskan belum ada indikasi bahwa ledakan di Oslo berkaitan dengan konflik tersebut.

“Kami tidak menghubungkannya dengan konflik. Masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal itu,” kata Dellemyr.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI