Beranda / Berita / Dunia / Korea Selatan Mengamankan Survei Rel Antar Korea

Korea Selatan Mengamankan Survei Rel Antar Korea

Sabtu, 24 November 2018 19:44 WIB

Font: Ukuran: - +

Penghubungan rel kereta api dua Korea akan membuka jalur perdagangan via darat bagi Korea Selatan menuju China, Rusia, dan Eropa. (AFP/Ed Jones).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Korea Bahas Penghubungan Jalur Kereta Api di Perbatasan", https://internasional.kompas.com/read/2018/06/26/10492831/dua-korea-bahas-penghubungan-jalur-kereta-api-di-perbatasan. 

Penulis : Veronika Yasinta

Editor : Veronika Yasinta


DIALEKSIS.COM | Seoul - Korea Selatan mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menerima pengecualian sanksi dari Dewan Keamanan PBB untuk survei bersama rel antar-Korea.  

Ini adalah langkah pertama menuju implementasi kesepakatan antar-Korea untuk menghubungkan kembali jalur kereta api dan jalan sejak Perang Korea 1950-53, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral.

Kesepakatan itu dibuat selama pembicaraan Oktober yang bertujuan untuk menindaklanjuti pertemuan ketiga tahun ini antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Sebelumnya, kedua Korea merencanakan untuk melakukan studi lapangan bersama untuk transportasi dari akhir Oktober, dengan tujuan untuk mengadakan upacara peletakan batu pertama pada akhir November dan awal Desember.

Namun rencana itu ditunda di tengah pembicaraan yang macet antara Washington dan Pyongyang menyusul pertemuan puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan Juni di mana kedua pihak sepakat untuk bekerja menuju nukleasiasi dan perdamaian di semenanjung Korea.

Negosiasi sejak itu membuat sedikit kemajuan, karena Pyongyang marah oleh desakan Washington bahwa sanksi internasional harus tetap sampai penyerahan senjata nuklirnya.

Amerika Serikat telah mengatakan kepada sekutu Korsel bahwa negara itu seharusnya tidak meningkatkan hubungan dengan Korea Utara lebih cepat daripada Pyongyang mengambil langkah untuk menyerahkan senjata nuklirnya.

Lee Do-hoon, perunding nuklir Korea Selatan, mengatakan pada awal pekan ini bahwa Washington mendukung survei rel antar Korea, menurut Yonhap News Agency.


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda