Logo Dialeksis - Masker
utu pangdam
Beranda / Berita / Dunia / Kepala Medis: Inggris pada Titik Kritis dalam Pandemi Covid-19

Kepala Medis: Inggris pada Titik Kritis dalam Pandemi Covid-19

Senin, 21 September 2020 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Jalanan terlihat sepi di pusat kota London, Inggris. [Foto: picture-alliance/R.Pinney]


DIALEKSIS.COM | London - Inggris berada pada titik kritis dalam pandemi Covid-19 dan menghadapi musim dingin yang sangat menantang, salah satu penasihat medis utama pemerintah memperingatkan publik pada briefing, Senin (21/9/2020).

Kasus di Inggris terus meningkat, yang disebut Perdana Menteri Boris Johnson sebagai gelombang kedua virus, dengan sebagian besar wilayah negara itu telah memberlakukan pembatasan kebebasan sosial dan London diharapkan menjadi yang berikutnya.

"Tren di Inggris sedang menuju ke arah yang salah dan kami berada pada titik kritis dalam pandemi," kata Kepala Petugas Medis Inggris Chris Whitty, Senin (21/9/2020).

Lebih dari 40.000 orang di Inggris telah meninggal dalam 28 hari setelah dites positif Covid-19 sejak pandemi mulai pada bulan Maret 2020, yang menjadi jumlah tertinggi di Eropa.

Menteri Kesehatan Matt Hancock pada hari Minggu (20/9/2020) juga memperingatkan yang sama bahwa negara itu berada pada titik kritis.

Menurutnya semua orang harus mengikuti aturan tentang isolasi diri atau selanjutnya akan menghadapi lockdown. Pemerintah mengumumkan denda besar untuk ketidakpatuhan.

Hancock telah menolak untuk opsi lokcdown dan mengatakan para pejabat akan bertemu untuk memutuskan cara terbaik menangani kasus Covid-19 yang meningkat di London. (reuters)

Editor :
Indri

BPMA pangdam
riset-JSI
Komentar Anda
syamsul rizal hari guru