Beranda / Berita / Dunia / Keluhkan Gaji, Dokter Junior di Inggris Mogok Kerja Tiga Hari

Keluhkan Gaji, Dokter Junior di Inggris Mogok Kerja Tiga Hari

Senin, 13 Maret 2023 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi Dokter. [Foto: unsplash.com]

DIALEKSIS.COM | Dunia - Dokter junior di seluruh Inggris melakukan pemogokan selama tiga hari yang dimulai Senin (13/3/2023).  Mereka memprotes gaji yang tidak memadai dan kelelahan yang berisiko membuat staf keluar dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) karena menangani daftar tunggu pasien yang mencapai rekor tertinggi.

The British Medical Association (BMA), yang mewakili dokter dan mahasiswa kedokteran, mengatakan gaji dokter junior telah dipotong lebih dari seperempat selama 15 tahun terakhir.

Dokter junior adalah dokter yang berkualifikasi, seringkali dengan pengalaman beberapa tahun, yang bekerja di bawah bimbingan dokter senior dan merupakan bagian besar dari komunitas medis negara.

Pemogokan oleh dokter junior akan memberi lebih banyak tekanan pada NHS yang didanai negara, karena mengalami gelombang aksi mogok oleh perawat, pekerja ambulans, dan staf lainnya.

NHS mengatakan, akan memprioritaskan sumber daya untuk melindungi perawatan darurat dan kritis, perawatan bersalin dan jika memungkinkan memprioritaskan pasien yang telah menunggu paling lama untuk perawatan elektif dan operasi kanker, tetapi ribuan janji temu dan prosedur akan dibatalkan selama pemogokan 72 jam. 

Menghadapi pemogokan di berbagai sektor termasuk pengemudi kereta api dan guru, pemerintah Inggris mengatakan pembatasan gaji sektor publik diperlukan untuk mengendalikan inflasi dua digit.

Pada hari Sabtu, ribuan pengunjuk rasa berbaris melalui London ke kediaman Perdana Menteri Inggris untuk mendukung petugas kesehatan yang telah mengadakan serangkaian pemogokan atas gaji dan kondisi di NHS.

Gelombang pemogokan terus berlanjut selama berbulan-bulan karena pekerja di seluruh negeri menuntut kenaikan gaji untuk mengimbangi inflasi dua digit.

Selain petugas kesehatan, guru, pengemudi kereta api, petugas bagasi bandara, staf perbatasan, pemeriksa mengemudi, pengemudi bus, dan pekerja pos semuanya telah meninggalkan pekerjaan mereka untuk menuntut gaji yang lebih tinggi.

Serikat pekerja mengatakan upah, terutama di sektor publik, telah turun secara nyata selama dekade terakhir, dan krisis biaya hidup yang dipicu oleh kenaikan tajam harga pangan dan energi telah membuat banyak orang berjuang untuk membayar tagihan mereka.

Tingkat inflasi tahunan Inggris sebesar 10,1 persen pada Januari, turun dari puncak November sebesar 11,1 persen tetapi masih tertinggi dalam 40 tahun. [Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda