DIALEKSIS.COM | Jerman - Otoritas Jerman menyelidiki temuan drone yang dilengkapi bahan peledak dan detonator di dekat pesawat kargo Antonov milik Ukraina di Bandara Leipzig-Halle, Jerman.
Menteri Dalam Negeri Jerman Dobrindt mengatakan insiden tersebut dikategorikan sebagai kasus keamanan serius dan diduga berkaitan dengan serangan hibrida. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak asing.
"Kami meminta publik tidak berspekulasi mengenai jenis, asal, maupun pihak yang berada di balik bahan peledak tersebut. Menurutnya, penyelidikan masih dilakukan ke segala arah," ucapnya yang dilansir pada Jumat (7/8/2026).
Unit penjinak bom Kepolisian Federal Jerman telah mengamankan detonator dari drone tersebut. Kasus ini kini ditangani Kantor Pusat Penanganan Ekstremisme Saxony bersama unit antiterorisme negara bagian.
Dalam insiden terpisah, drone lain menabrak pesawat kargo DHL setelah pesawat tersebut membatalkan pendaratan akibat landasan pacu ditutup. Pesawat kemudian dialihkan dan berhasil mendarat di Hanover dengan kerusakan ringan.
Pihak berwenang memastikan tidak ada ancaman terhadap penumpang maupun staf. Informasi lebih lanjut belum diberikan karena penyelidikan masih berlangsung.