Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Heboh Orca Misterius di Seattle, Ilmuwan Ungkap Dugaan Asal-usulnya

Heboh Orca Misterius di Seattle, Ilmuwan Ungkap Dugaan Asal-usulnya

Sabtu, 04 April 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Seekor paus pembunuh berenang di Teluk Elliott di depan cakrawala pusat Kota Seattle pada hari Rabu, 1 April 2026. [Foto AP/Manuel Valdes]


DIALEKSIS.COM | AS - Kehadiran tiga paus pembunuh atau orca yang belum pernah tercatat sebelumnya mengejutkan para peneliti dan pengamat satwa laut di wilayah Seattle, Amerika Serikat. Ketiga paus itu terlihat beberapa kali muncul di dekat pusat kota sepanjang bulan lalu, menarik perhatian publik.

Fenomena ini terbilang tidak biasa karena para ilmuwan biasanya memiliki catatan rinci mengenai populasi orca di kawasan Laut Salish, yang mencakup perairan antara negara bagian Washington dan Kanada. Identifikasi dilakukan melalui ciri khas sirip punggung dan bercak pelana pada tubuh paus.

Kemunculan kelompok orca ini pertama kali terdeteksi di Vancouver pada Maret lalu. Namun, ketiganya tidak ditemukan dalam katalog paus lokal mana pun, sehingga memicu rasa penasaran di kalangan peneliti.

Setelah dilakukan penelusuran, peneliti dari Orca Conservancy menemukan foto kelompok paus tersebut di perairan Alaska pada tahun sebelumnya. 

“Kami belum mengetahui asal pasti mereka dengan 100% kepastian, tetapi hipotesis utama adalah mereka berasal dari Alaska, mungkin wilayah Aleutian,” ujar peneliti Shari Tarantino.

Kelompok ini terdiri dari satu betina dewasa dan dua anaknya, termasuk seekor jantan muda berukuran besar. Mereka kemudian diberi kode T419, T420, dan T421, dengan huruf “T” merujuk pada tipe transien, yakni kelompok orca yang berpindah-pindah, bukan menetap.

Para peneliti juga menemukan ciri unik berupa bekas luka melingkar pada tubuh paus, yang diduga berasal dari gigitan hiu pemotong kue -- spesies yang hidup di laut lepas. Hal ini menguatkan dugaan bahwa mereka berasal dari wilayah perairan terbuka.

Diduga, kehadiran orca tersebut berkaitan dengan ketersediaan mangsa. Berbeda dengan populasi orca lokal yang mengandalkan salmon, kelompok ini diketahui memangsa mamalia laut seperti anjing laut dan singa laut yang melimpah di Laut Salish. 

“Orang-orang sangat senang melihat ini. Itu sangat epik,” ujar fotografer Hongming Zheng, yang rela menempuh perjalanan panjang demi menyaksikan langsung kemunculan langka tersebut. (mv/AP)

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI