Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / Gara-gara Virus Corona, Sejumlah Pejabat Dipecat

Gara-gara Virus Corona, Sejumlah Pejabat Dipecat

Jum`at, 21 Februari 2020 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Sejumlah pasien virus corona di China dirawat di rumah sakit darurat. [Foto: Chinatopix via AP]


DIALEKSIS.COM | Beijing - Kasus virus corona menyebar secara luas di dalam dua penjara yang di wilayah China daratan, hingga menginfeksi total 234 orang. Sejumlah pejabat tinggi yang dianggap bertanggung jawab atas penyebaran virus corona di kedua penjara itu telah dipecat.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (21/2/2020), otoritas China menemukan penyebaran virus corona dalam jumlah besar di dua penjara yang ada di wilayah Provinsi Shandong dan Provinsi Zhejiang.

Kasus virus corona dari dua penjara itu berkontribusi besar pada 258 kasus baru di luar Provinsi Hubei, pusat wabah ini, pada Kamis (20/2/2020) waktu setempat.

Pemerintah provinsi tersebut memecat Kepala Departemen Kehakiman di Provinsi Shandong setelah penyebaran virus corona terdeteksi di penjara Rencheng di kota Jining. Tujuh sipir penjara tersebut juga ikut dipecat.

Secara keseluruhan, 207 orang di dalam penjara itu dinyatakan positif virus corona. Penyebaran virus corona di penjara tersebut diketahui diawali oleh seorang sipir penjara setempat pada 13 Februari lalu.

Wabah virus corona di penjara Rencheng ini mengungkapkan bahwa beberapa departemen tidak bekerja dengan baik.

"Mereka menjalankan tanggung jawab mereka dengan buruk, kinerja mereka tidak solid dan langkah-langkah pencegahan wabah tidak akurat," sebut Wakil Sekjen Pemerintah Provinsi Shandong, Yu Chenghe.

Sebuah penjara di Provinsi Zhejiang juga melaporkan adanya wabah virus corona, dengan 27 tahanan dinyatakan positif terinfeksi pada pekan ini.

Direktur dan Kepala Partai Komunis di penjara Shilifeng di Provinsi Zhejiang dipecat terkait wabah tersebut. Pemerintah provinsi tersebut menyatakan bahwa penyelidikan terhadap kronologi munculnya wabah virus corona di penjara itu tengah dilakukan.

Ditambahkan sejumlah pejabat kesehatan Provinsi Shandong bahwa pihaknya telah menetapkan sebuah rumah sakit di kota Jining untuk secara khusus merawat para pasien virus corona dari penjara di kota tersebut dan akan mengalokasikan fasilitas di dalam penjara untuk tujuan perawatan medis.

Wabah virus corona yang terdeteksi di dua penjara di Shandong dan Zhejiang ini mengakhiri rekor penurunan kasus baru di luar Provinsi Hubei, pusat wabah ini, secara berturut-turut dalam 16 hari terakhir. (Detik)

Editor :
Sara Masroni

DMPTSP
riset-JSI
Komentar Anda