Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Di Balik Ramainya Haji, Mereka yang Setia Membantu

Di Balik Ramainya Haji, Mereka yang Setia Membantu

Selasa, 12 Mei 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pramuka dan relawan haji Arab Saudi. Foto: AN photos by Huda Bashatah. 


DIALEKSIS.COM | Madinah - Di tengah arus jutaan jemaah yang memadati Tanah Suci, ada satu gerakan sunyi yang bekerja tanpa banyak sorotan: para pramuka dan relawan yang sigap membantu, membimbing, dan memastikan setiap langkah jemaah tetap aman.

Departemen Pendidikan Umum Madinah, Arab Saudi, mengerahkan ratusan pramuka dan relawan untuk menjadi bagian dari denyut pelayanan selama musim haji. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi menjadi garda depan dalam membantu jemaah yang membutuhkan.

Mengutip laporan Saudi Press Agency (SPA), para relawan ini disebar di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan sekitar Masjidil Haram dan lokasi-lokasi penting lainnya. Di sana, mereka berdiri di antara kerumunan, siap memberi arah bagi jemaah yang tersesat, membantu lansia yang kelelahan, hingga mendampingi penyandang disabilitas agar tetap bisa menjalankan ibadah dengan tenang.

Jumlahnya tidak sedikit. Sekitar 250 pria dan wanita terlibat langsung, didukung lebih dari 800 relawan yang turut memperkuat pelayanan. Mereka bekerja dalam senyap, namun dampaknya terasa nyata.

Peran mereka meluas, tidak hanya sekadar membantu secara individu. Para relawan juga ikut mengatur arus keramaian dan memfasilitasi pergerakan pejalan kaki di sejumlah lokasi penting seperti Masjid Quba, Masjid Miqat, hingga Masjid Qiblatain. Dalam situasi yang padat dan dinamis, kehadiran mereka menjadi penyeimbang antara ketertiban dan kenyamanan.

Semua aktivitas ini berjalan dalam koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah. Tujuannya satu yaitu memastikan layanan logistik dan kemanusiaan tetap terjaga, sehingga jemaah dapat beribadah tanpa rasa khawatir.

Di lapangan, perhatian juga datang langsung dari pimpinan. Direktur Jenderal Pendidikan Wilayah Madinah, Nasser Al-Abdulkarim, turun meninjau kinerja para pramuka dan relawan. Ia tidak hanya melihat dari kejauhan, tetapi memastikan bahwa setiap rencana operasional benar-benar berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam peninjauannya, ia memberikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan para relawan sebuah pengakuan atas kerja keras yang mungkin tak selalu terlihat, namun sangat menentukan.


Di balik megahnya pelaksanaan ibadah haji, ada kerja kolektif yang tak pernah berhenti. Para pramuka dan relawan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan bukan hanya soal sistem, tetapi juga tentang kepedulian yang hadir di saat yang paling dibutuhkan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI