Selasa, 15 September 2026
Beranda / Berita / Dunia / AS-China Makin Panas di Perlombaan AI, Beijing Singgung Ancaman dan Persaingan

AS-China Makin Panas di Perlombaan AI, Beijing Singgung Ancaman dan Persaingan

Senin, 14 September 2026 19:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bendera Amerika Serikat dan China. [Foto: AP Photo/Mark Schiefelbein]


DIALEKSIS.COM | Beijing - Tiongkok merespons seruan sejumlah petinggi perusahaan kecerdasan buatan (AI) Amerika Serikat agar pengembangan teknologi tersebut diperlambat. Beijing menilai perlambatan akibat ketakutan dan persaingan justru dapat mengganggu tata kelola AI global.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengatakan penyebaran ketakutan, konfrontasi, dan persaingan tidak akan membantu proses tata kelola AI dunia. Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi seruan sejumlah CEO, termasuk Dario Amodei dari Anthropic, Sam Altman dari OpenAI, dan Elon Musk.

Di sisi lain, Menteri Keamanan Negara Tiongkok Chen Yixin menyerukan percepatan pembangunan sistem pencegahan dan pengendalian risiko keamanan AI. Menurutnya, AI kini menjadi medan utama persaingan teknologi dan strategis antarnegara besar.

CEO Anthropic Dario Amodei sebelumnya memperingatkan pengembangan AI yang terlalu cepat dapat berbahaya. Namun, ia juga menilai AS tidak boleh memperlambat diri hingga kehilangan keunggulan dari China.

Presiden AS Donald Trump turut menolak gagasan perlambatan. Ia menegaskan AS harus mempertahankan posisi terdepan dalam perlombaan AI.

Sementara itu, Presiden China Xi Jinping menyatakan China siap mendorong kerja sama pengembangan AI di antara negara-negara berkembang. [cnbc]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI