Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / Ada Penembakan di Luar Gedung Putih saat Trump Briefing Covid-19

Ada Penembakan di Luar Gedung Putih saat Trump Briefing Covid-19

Selasa, 11 Agustus 2020 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Presiden Donald Trump diamankan oleh petugas keamanan dari Ruang Pengarahan Brady Gedung Putih di Washington pada hari Senin, 10 Agustus. (Foto: AFP)


DIALEKSIS.COM | Amarika Serikat - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba dikawal dari ruang rapat Gedung Putih kemarin tak lama setelah terjadi penembakan di luar pagar bangunan yang mengelilingi kompleks tersebut.

Trump kembali ke ruang briefing setelah beberapa menit dan mengatakan seseorang ditembak oleh penegak hukum dan telah dibawa ke rumah sakit.

Dia memahami penangkapan itu karena tersangka yang ditembak itu bersenjata.

"Ada penembakan di luar Gedung Putih," kata Trump seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (11/8/2020).

Dia menambahkan bahwa tampaknya suasana telah terkendali dengan sangat baik dan seseorang telah dibawa ke rumah sakit meski dirinya tidak tahu kondisi orang itu.

Presiden asal Partai Republik itu mengatakan kepada wartawan bahwa dia dibawa ke Kantor Oval di luar ruang rapat setelah dikawal ke luar ruangan.

Trump dibawa keluar ruangan, namun tanpa penjelasan atas gangguan tersebut. Menteri Keuangan Steve Mnuchin dan Direktur Badan Manajemen dan Anggaran, Russ Vought juga dilaporkan dibawa keluar ruangan.

Dalam penjelasannya, Trump menyampaikan terima kasih kepada Dinas Rahasia, karena melakukan pekerjaan mereka yang selalu cepat dan sangat efektif.

Ketika Ditanya oleh Jeremy Diamond dari CNN apakah dia dibawa ke bunker di bawah Gedung Putih, Trump menjawab, "tidak, kami hanya dibawa ke kantor oval."

Presiden juga ditanya apakah dia bingung, Trump berkata, “Saya tidak tahu, apakah saya tampak bingung?”

"Saya merasa sangat aman dengan Dinas Rahasia. Mereka orang-orang yang luar biasa, mereka adalah yang terbaik dari yang terbaik, mereka sangat terlatih," kata Trump kepada wartawan seperti dikutip CNN.com.

Trump secara rutin memberikan penjelasan soal perkembangan wabah Covid-19 yang sudah mencapai lima juta kasus di Amerika Serikat.

Editor :
Zulkarnaini

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda