Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / 6 Juta Kasus Terinfeksi di Amerika Latin

6 Juta Kasus Terinfeksi di Amerika Latin

Sabtu, 15 Agustus 2020 20:15 WIB

Font: Ukuran: - +



DIALEKSIS.COM | Jakarta - 

Warga dunia  semakin khawatir melihat perkembangan jumlah terinfeksi virus Covid 19 di Amerika Latin telah menembus 6 juta pada jumat (14/8). Kondisi itu membuat wilayah Amerika Latin terlabel paling parah terdampak pandemik virus corona di dunia. 

Diprediksikan akan terus bertambah kasus terinfeksi virus corona dikawasan Amerika Latin, penyebabnya di beberapa negara telah melakukan pelonggaran penguncian. Berdasarkan perhitungan Reuters, wilayah tersebut telah melaporkan rata-rata lebih dari 86.000 infeksi harian virus corona baru dalam tujuh hari terakhir. Selain itu, ada lebih dari 2.600 kematian akibat Covid-19. 

Ini membuat total infeksi virus corona di Amerika Latin capai 6.000.005 kasus yang dikonfirmasi pada Jumat malam dan 237.360 kematian. Kasus di Amerika Latin ini hampir sepertiga dari total kasus virus corona di dunia dan jumlah serupa pun terjadi pada kasus kematian yang dilaporkan akibat pandemi ini.

Organisasi Kesehatan Pan Amerika, cabang regional Organisasi Kesehatan Dunia, memperingatkan bulan ini tentang peningkatan penyakit lain karena kejenuhan layanan kesehatan dan penangguhan kampanye vaksinasi rutin sebagai akibat dari pandemi.

International Monetary Fund (IMF) juga memperkirakan pada bulan Juni bahwa ekonomi regional akan berkontraksi 9,4% tahun ini. Negara yang terkena dampak terparah di kawasan ini adalah Brasil, yang memiliki kasus terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat.

Disusul, Peru dan Chile juga memiliki beban kasus tertinggi dan jumlah kematian di dunia per 100.000 penduduk, dari negara-negara dengan lebih dari 100.000 kasus. Kenaikan kasus virus corona di kawasan itu dari 5 juta menjadi 6 juta kasus hanya membutuhkan waktu 11 hari [Reuters/Kontan].

Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda