Beranda / Berita / Dunia / 204 Orang Jadi Mualaf di Brunei Selama Pandemi

204 Orang Jadi Mualaf di Brunei Selama Pandemi

Rabu, 14 Oktober 2020 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

(Foto: Republika)


DIALEKSIS.COM | Brunei - Dua kakak beradik, Mexwell anak Nyabang (14 tahun) dan Anisah anak Nyabang (17 tahun) memutuskan memeluk Islam melalui upacara konversi di kediaman Haji Mohammad Isa bin Haji Marsidi di Kampong Keriam, Brunei Darussalam pada akhir September lalu.

Dikutip dari Borneo Bulletin, Selasa (13/10), Menteri Pembangunan Dato Seri Setia Ir Awang Haji Suhaimi bin Haji Gafar juga turut menghadiri peristiwa bersejarah itu dengan menjadi tamu kehormatan.

Upacara diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan deklarasi Syahadat oleh Anisah yang memilih nama Siti Aisyah Al-Humaira binti Abdullah Nyabang diikuti oleh kakaknya yang memilih Ahmad Nabihan bin Abdullah Nyabang sebagai nama muslimnya, dipandu oleh petugas dari Unit Dakwah Distrik Tutong, Pusat Dakwah Islam (PDI).

Acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dibacakan oleh Imam Masjid Kampong Keriam, dan penyerahan cinderamata dari PDI.

Anggota Dewan Legislatif Yang Berhormat Haji Umarali bin Esung, Wakil Mufti Dato Seri Setia Dr Haji Japar bin Haji Mat Dain Maidin, Direktur PDI Haji Abdul Rajid bin Haji Mohd Salleh, Asisten Direktur PDI Abdul Aziz bin Haji Abdul Kahar dan Penjabat Penghulu Mukim Keriam Haji Burhanuddin bin Haji Hashim juga hadir.

Tak hanya itu, upacara konversi lainnya berlangsung di Distrik Brunei-Muara di kediaman Haji Mohd Hussein bin Abdul Rahman di RPN Kampong Lambak.

Dikutip dari Republika, seorang perempuan Filipina berusia 32 tahun, Esperanza Junio Prado membacakan syahadatnya dipandu oleh petugas dari PDI. Setelah sah menjadi seorang Muslimah, dia memilih nama Nur Aqilah Junio binti Abdullah demi memantapkan keyakinannya untuk menjadi Muslim seutuhnya.

Dari Januari hingga Agustus 2020, 82 orang telah masuk Islam di Distrik Tutong sementara 122 orang dari Distrik Brunei-Muara. Sehingga totalnya mencapai 204 orang.

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda