Beranda / Berita / PPKM Darurat! Pemerintah Tebar Rp13,96 T ke 10 Juta Keluarga

PPKM Darurat! Pemerintah Tebar Rp13,96 T ke 10 Juta Keluarga

Senin, 12 Juli 2021 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial melalui Kementerian Sosial untuk menopang penerapan PPKM Darurat. Salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH) yang anggarannya dialokasikan mencapai Rp13,96 triliun. PKH akan disalurkan pada 10 juta penerima.

"Pencairannya dimajukan ke triwulan ketiga yaitu bulan Juli," kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi saat konferensi pers harian PPKM Darurat, dikutip dari kanal Youtube FMB9_ID, Minggu (11/7/2021).

Selain itu, menurut dia, ada program Bantuan Tunai Sosial (BST) yang menyasar 10 juta penerima dengan anggaran Rp6,1 triliun.

Sebelumnya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, penerima bantuan BST dan PKH akan menerima beras sebanyak 10 kg. Pengiriman itu akan dilakukan melalui jaringan Bulog.

Sementara itu, Kementerian Sosial juga mengaktifkan dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji. Tujuannya menyalurkan kebutuhan makanan untuk tenaga kesehatan serta petugas penjaga penyekatan PPKM di sekitar DKI Jakarta dan wilayah penyangga.

Dedy menjelaskan jika dapur khusus Kementerian Sosial di Jakarta berada di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Utama Kalibata.

"Di awal PPKM Darurat, dapur umum ini rata-rata memproduksi 10 ribu kotak makanan siap saji. Sedangkan hari ini produksi makanan sudah mencapai 15 ribu kotak makanan siap saji per hari," ungkapnya.

Dapur umum juga tidak hanya ada di DKI Jakarta, namun didirikan di sejumlah kota yang sedang dalam PPKM Darurat, yaitu Surabaya, Bandung, Surakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sleman, dan Denpasar.

Dedy juga menegaskan negara hadir dan tidak membiarkan warganya kelaparan. Semua pihak memastikan pertolongan bisa sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

"Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan dan kita semua memastikan pertolongan akan sampai ke saudara-saudara kita betul membutuhkan," kata dia.[CNBC Indonesia]


Keyword:


Editor :
M. Agam Khalilullah

riset-JSI
Komentar Anda