Beranda / Berita / Dua Meninggal, Mopen Dari Langsa Terjun di Puncak Pantan Terong

Dua Meninggal, Mopen Dari Langsa Terjun di Puncak Pantan Terong

Minggu, 21 Maret 2021 16:15 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Baga
Mobil jenis Isuzu Elf yang membawa rombongan kaum ibu dan bapak dari Langsa terjun ke dalam perkebunan kopi di Puncak Pantan Terong, Aceh Tengah. (foto/ Dok)

DIALEKSIS.COM| Takengon- Mobil penumpang (Mopen) yang membawa rombongan dari Kota Langsa ke obyek wisata Pantan Terong, Bebesen, Aceh Tengah, terjun sedalam 50 meter ke perkebunan kopi penduduk, Minggu (21/03/2021) sekitar jam 11.00 WIB. Dua meninggal dunia di tempat.

Mobil jenis Isuzu Elf yang membawa 12 penumpang dari Aceh Timur, rata rata penumpangnya sudah tua, sdekitar 50-an. Mobil yang menurun di kawasan puncak ini, lepas kendali. Ahirnya mobil terjun bebas sedalam 50 meter ke perkebunan kopi penduduk.

Menurut Kapolres Aceh Tengah AKBP. Mahmun Hari Sandy Sinurat melalui Kasat Lantas AKP Yofie Artanta S.ik, yang diminta Dialeksis.com keteranganya, usai korban dievakuasi ke RSU Datu Beru Takengon, membenarkan dua korban meninggal dunia ditempat dan 10 lainya mendapat perawatan medis.

Menurut Kasat Lantas, para penumpang dalam bus Mopen BL 7554 FL yang dikemudikan Anto, semuanya penumpangnya merupakan warga Kota Langsa, hanya seorang dari Bener Meriah. Mereka rata-rata berumur 50 tahun, hanya supir yang masih muda, 38 tahun dan seorang balita dari Bener Meriah.

Korban yang meninggal dunia dalam laka ini, Erna, 60, ibu rumah tangga, penduduk Kampung Lengkong Kec. Langsa Baro Kota Langsa. Erni, 51, penduduk Karang Anyar, Langsa Baro.

Sementara korban lainya yang mengalami luka luka, merupakan penduduk dari Kecamatan Langsa Baro, Kecamatan Langsa Barat dan Karang Baru, Kota Langsa.

Kawasan Pantan Terong adalah obyek wisata puncak di kota Takengon. Jalan mendaki dan tanjakanya tinggi, ketika akan kembali ke Takengon, penurunanya tajam, tidak semua kenderaan bisa ke sini.

Kecelakaan kerap terjadi, khususnya sepeda motor jenis metic. Sepeda motor ini lepas kendali rata rata masuk ke dalam perkebunan kopi penduduk di kawasan pengunungan ini.

Kasat Lantas menghimbau agar pengendara yang ingin ke Puncak Pantan Terong untuk berhati hati, pendakian yang tinggi banyak kenderaan tidak mampu melaluinya, sementara ketika pulangnya, penurunanya tajam hingga rawan kecelakaan. (baga)


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda