Beranda / Berita / Aceh / UIN Ar-Raniry Ringankan Uang Kuliah Bagi Mahasiswa Korban Covid-19

UIN Ar-Raniry Ringankan Uang Kuliah Bagi Mahasiswa Korban Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Mulyana Syahriyal

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA. [Foto: Ist.]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh telah menetapkan untuk membebaskan atau meringankan Uang Kuliah Tunggal Berkeadilan (UKTB) kepada mahasiswa yang berdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA mengatakan, pemberian keringanan UKTB kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk mendukung keberlangsungan pendidikan selama pandemi covid-19.

"Kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry akan diberikan keringanan biaya kuliah sesuai dengan dampak yang dialami, mulai dari keringanan dari UKT sebelumnya hingga dibebaskan 100 persen sesuai dengan kriteria masing-masing," kata Warul Walidin di Banda Aceh, Kamis (9/7/2020).

Warul Walidin menjelaskan, bagi mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19 akan dibebaskan UKT hingga 100 persen, dan mahasiswa orang tuanya sakit karena Covid-19 akan ada pengurangan UKT sebesar 30 persen dari UKT sebelumnya.

"Untuk permohonan tersebut dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit atau Gugus Tugas Covid-19 Provinsi atau Kabupaten/Kota," ucap Rektor UIN.

Lanjut Warul Walidin, bagi mahasiswa yang hanya tinggal penyelesaian skripsi akan diberikan pengurangan UKT sebesar 20 persen dari UKT sebelumnya, dibuktikan dengan melampirkan SK Bimbingan dan KRS semester berjalan.

Menurut Warul Walidin, saat ini banyak keringanan yang diberikan kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry, seperti pembayaran uang kuliah dapat dibayar dalam dua tahap.

"Pembayaran uang kuliah dibagi dua, yakni 60 persen tahap pertama dan 40 persen lagi pada tahap kedua, dan masa pembayaran UKT juga telah diperpanjang hingga 16 Oktober 2020 mendatang," terangnya.

Warul Walidin berharap, agar mahasiswa terus memperbaharui informasi terkait dengan proses belajar mengajar di kampus UIN Ar-Raniry.

"Sebab ke depan lebih banyak dilakukan secara daring atau jarak jauh, sehingga tidak ada informasi yang terlewatkan," tutupnya. (MS)

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda