Beranda / Berita / Aceh / Triwulan II 2022: Ekonomi Aceh Tumbuh 4,36 Persen, Lebih Tinggi Dibandingkan Sebelumnya

Triwulan II 2022: Ekonomi Aceh Tumbuh 4,36 Persen, Lebih Tinggi Dibandingkan Sebelumnya

Jum`at, 14 Oktober 2022 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Akhyar

Masjid Raya Baiturrahman, landmark terkenal dari Provinsi Aceh. [Dok. Wikipedia]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh merilis data perkembangan ekonomi Aceh triwulan II tahun 2022.  

Dari catatan data BI Perwakilan Aceh yang dikutip Dialeksis.com pada hari Jumat (14/10/2022), BI Perwakilan Provinsi Aceh melaporkan bahwa pada triwulan II tahun 2022, ekonomi Aceh tumbuh sebesar 4,36 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,24 persen (yoy).

Pada sisi permintaan, peningkatan pertumbuhan didorong oleh konsumsi rumah tangga dan ekspor luar negeri.

Sementara, pada sisi Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ekonomi utamanya disumbangkan oleh LU pertambangan dan penggalian, transportasi dan pergudangan serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

Kinerja keuangan daerah pada triwulan II tahun 2022 secara umum mengalami akselerasi, utamanya didorong oleh kenaikan realisasi anggaran APBD.

Di sisi lain, realisasi belanja dan pendapatan APBN mengalami peningkatan baik secara nominal maupun persentase. Kenaikan komponen belanja utamanya disumbangkan oleh realisasi APBA dengan dengan nilai Rp13,69 triliun.

Pada triwulan II tahun 2022, inflasi Aceh mengalami peningkatan. Utamanya disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok tranportasi. Lebih lanjut pada triwulan III 2022, laju inflasi Aceh diperkirakan akan melambat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal tersebut utamanya disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca HBKN Idul Adha.

Stabilitas Sistem Keuangan Provinsi Aceh pada triwulan II tahun 2022 tetap terjaga. Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Provinsi Aceh yang tercermin dari indikator Dana Pihak Ketiga (DPK), Pembiayaan, dan Non Performing Financing (NPF) tetap terjaga dan melanjutkan tren perbaikan.

Financing to Deposit Ratio pun juga meningkat seiring pembiayaan yang meningkat, terutama untuk jenis penggunaan investasi sektor prioritas.

Selama triwulan II tahun 2022, perkembangan sistem pembayaran konsisten berjalan lancar dalam menopang pemulihan perekonomian Provinsi Aceh. Sistem pembayaran tunai berjalan sesuai dengan pola historisnya dimana net outflow pada triwulan II lebih tinggi dibandingkan triwulan I.

Kemudian, sistem pembayaran nontunai baik nilai besar ataupun ritel terus menunjukkan tren peningkatan. Di sisi lain, penggunaan kartu ATM/debit dan Uang Elektronik tumbuh positif pada triwulan laporan.

Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) periode berjalan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Begitu pula halnya dengan aspek kemiskinan yang juga menunjukkan penurunan. Jika dibandingkan dengan seluruh provinsi di Sumatera, TPT Aceh berada pada urutan keempat sedangkan kemiskinan berada pada peringkat pertama.(Akh)


Keyword:


Editor :
Akhyar

riset-JSI
Komentar Anda