Beranda / Berita / Aceh / Tingkatkan Mutu Guru, Disdik Aceh Kembali Bekali Guru Inti

Tingkatkan Mutu Guru, Disdik Aceh Kembali Bekali Guru Inti

Jum`at, 11 Agustus 2023 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +


Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Muksalmina, S.Pd. M.Si


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 46 guru inti yang terdiri dari gutu mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Geografi mengikuti pelatihan peningkatan mutu yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rasamala Banda Aceh ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2023.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T Fariyal, MM dalam pidato pembukaannya mengatakan, bahwa Dinas Pendidikan Aceh selalu komit dalam upaya meningkatkan mutu guru di Aceh. 

"Salah satu upaya tersebut adalah melalui pelatihan guru inti. Ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan baik itu berorientasi pada pengetahuan, maupun kesadaran seperti kesadaan terhadap lingkungan hidup," katanya, Kamis (10/8/2023) malam.

Guru inti diharapkan menjadi agen perubahan dalam menunjang kualitas pendidikan, terutama dalam meningkatkan kelulusan siswa SMA ke perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di Provinsi Aceh, nasional, maupun internasional.

"Pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kelulusan siswa Aceh ke perguruan tinggi serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup di kalangan siswa dan warga sekolah," harap T. Fariyal.

Sebagaimana diketahui, antusias pelajar Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi cukup besar, namun kerap terkendala oleh berbagai persoalan, diantaranya adalah kemampuan mengikuti bimbingan SNBT.

Maka, katanya, dengan adanya program guru inti yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Aceh tampaknya menjadi langkah untuk mengatasi kendala pendidikan dan membantu siswa Aceh melanjutkan ke perguruan tinggi.

Program ini mencakup berbagai mata pelajaran yang diujikan dalam Tes Potensi Skolastik, seperti Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

"Kita berharap dengan melibatkan guru inti dari berbagai bidang studi, dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan persiapan siswa dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi," jelas Fariyal.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Muksalmina, S.Pd. M.Si menambahkan, berbagai materi nantinya akan dibekali untuk para guru inti, diantaranya adalah materi wawasan lingkungan yang nantinya akan disampaikan oleh para guru kepada siswa di sekolah masing-masing, tak terkecuali topik pemanasan global.

"Kegiatan yang dilaksanakan kali ini merupakan kelanjutan dari program guru inti Aceh. Keberadaan guru inti menyahuti keinginan siswa dan siswi Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di indonesia," ujar Muksalmina.

Guru Inti yang tersebar di bawah binaan Dinas Pendidikan Aceh berjumlah sebanyak 230 orang yang terdiri dari Master of Teacher (MoT) dan Guru Imbas. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan peningkatan kompetensi juga melibatkan guru non inti.

"Pada pelatihan guru inti angkatan III (tiga) ini berfokus pada kecakapan wawasan lingkungan. Sebelumnya seluruh peserta juga telah mengikuti kegiatan pengembangan diri melalui zoom meeting tentang wawasan lingkungan hidup," ujar Muksalmina. 

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda