Beranda / Berita / Aceh / Tim Aceh Untuk NTB Laporkan Hasil Assesment Gempa Lombok

Tim Aceh Untuk NTB Laporkan Hasil Assesment Gempa Lombok

Selasa, 21 Agustus 2018 19:12 WIB

Font: Ukuran: - +

Plt. Gubermur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT menerima kedatangan Tim Aceh Untuk NTB di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, Senin (20/8) | Foto : BPPA


DIALEKSIS.COM| Banda Aceh - Plt. Gubermur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT menerima kedatangan Tim Aceh Untuk NTB di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, Senin (20/8). Kedatangan Tim Aceh Untuk NTB yang pimpin oleh Dr. dr. Safrizal dan didampingi Kepala Pelaksana BPBA, H. Teuku Ahmad Dadek, SH dan Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs. Al Hudri, MM dalam rangka melaporkan hasil Assesment Gempa Lombok.


Pada pertemuan tersebut Ketua Tim Aceh Untuk NTB, memaparkan kondisi terkini pasca kejadian gempa bumi M=7,0 yang terjadi tanggal 5 Agustus 2018 dan berdampak ratusan orang meninggal dunia dan kehancuran sekitar 80% Pemukiman dan Infrastruktur di Kabupaten Lombok Utara. Tidak hanya itu, gempa bumi tersebut juga mengakibatkan kerusakan di Kabupaten lain di Pulau Lombok.


Berdasarkan hasil Assement Tim Aceh Untuk NTB, merekomendasikan pembangunan kembali Masjid An Nur yang berada di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Masjid tersebut termasuk Masjid yang mengalami kerusakan parah dan tepat berada dipinggir jalan besar di Kabupaten Lombok Utara.


Masjid An Nur tidak bisa dipergunakan kembali oleh Masyarakat setempat untuk beribadah sehingga dirobohkan menggunakan Alat Berat pada Hari Sabtu, (11/8)  dan Tim Aceh Untuk NTB saat itu sedang berada di Lokasi Masjid tersebut. Tim Aceh Untuk NTB mendapat informasi bahwa Masjid An Nur yang terletak di Desa Gondang tersebut, memiliki luas lahan 400 meter persegi dan luas bangunan 14 x 14 meter.


Setelah mendengar laporan dari Tim Aceh Untuk NTB dan mendengar saran dari Kepala Pelaksana BPBA maupun Kepala Dinas Sosial Aceh, akhirnya Plt. Gubernur Aceh yang didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Aceh,  Kamaruddin Andalah, S.Sos memutuskan untuk membangun kembali Masjid An Nur menggunakan Donasi Kemanusiaan Gempa Lombok dan memerintahkan Kepala Pelaksana BPBA untuk memperpanjang penggalangan Donasi Gempa Lombok sampai satu bulan ke depan supaya dana yang terkumpul baik dari Pemerintah Aceh maupun Masyarakat Aceh bisa tembus sampai 1 Milyar karena sampai Senin (20/8) Donasi Gempa Lombok yang dikoordinir oleh BPBA telah terkumpul dana sekitar 825 juta.


Pada kesempatan tersebut juga Plt. Gubernur Aceh langsung menghubungi Ahli Bambu Lulusan S3 Jerman yang merupakan Dosen di Institut Teknologi Bandung untuk merancang Bangunan Masjid An Nur menggunakan material dari Bambu. Pilihan material dari bahan Bambu menjadi alternatif yang akan ditawarkan ke Pemerintah Daerah dan Masyarakat di Lombok Utara mengingat sering terjadi nya gempa bumi di Lombok sejak 29 Juli 2018 dan BMKG telah mendeteksi 344 kejadian gempa di Lombok sampai tanggal 9 Agustus 2018.


Direncanakan Plt. Gubermur Aceh akan menyerahkan langsung Donasi Gempa Lombok kepada Gubernur NTB dan atau langsung ke Bupati Lombok Utara namun atas sepengetahuan dan didampingi oleh Gubernur NTB, terkait dengan persiapan penyerahan Donasi Gempa Lombok tersebut. Plt. Gubernur Aceh memerintahkan Kepala Pelaksana BPBA untuk segera menghubungi Bupati Lombok Utara, Kepala BPBD NTB, Kepala BPBD Kabupaten Lombok Utara, Camat Gangga dan Kepala Desa Gondang untuk memastikan supaya Masjid An Nur tidak dibangun oleh pihak lain dan Teuku Dadek juga melaporkan bahwa Surat Edaran terkait Donasi Gempa Lombok juga telah dikirim kepada Bupati/Walikota se Aceh. (DAE/BPPA)

Keyword:


Editor :
AMPONDEK

riset-JSI
Komentar Anda