Beranda / Berita / Aceh / Soal Perdamaian di Aceh, Panglima TNI: Sudah Final

Soal Perdamaian di Aceh, Panglima TNI: Sudah Final

Minggu, 05 Agustus 2018 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar ketika memberikan gelar adat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Sabtu (4/8/2018) (Foto: Agus Setyadi-detikcom)

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Aceh. Dia diundang oleh lembaga Wali Naggroe (lembaga adat tertinggi di Aceh) untuk disematkan gelar kehormatan Sri Lilawangsa.


Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sempat menyinggung soal kisah sejarah Aceh. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pasca perdamaian, Aceh saat ini sudah berkembang dan maju dari berbagai sektor pembangunan.


TNI, menurut Hadi, juga ikut berperan dalam menjaga perdamaian sekaligus menciptakan kondisi keamanan sehingga segala pembangunan bisa tercipta dengan baik.


Panglima TNI menegaskan, soal perdamaian di Aceh dianggap sudah final dan tidak ada lagi tawar menawar.


"Sudah final, sudah final. Sehingga saat ini kita terus mendukung proses pembangunan yang ada di sini (Aceh)," kata Hadi kepada wartawan.


Dari laporan yang disampaikan oleh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kata Hadi, ada beberapa progres yang telah dilakukan termasuk membangun jalan-jalan di wilayah terpencil dan mendukung Aceh sebagai wilayah swasembada pangan.  


"Tadi dilaporkan oleh PLT Gubernur, ada beberapa jalan yang perlu dilaksanakan bantuan dari TNI untuk membangun jalan tersebut. Jalan adalah satu infrastruktur konektivitas untuk menghubungkan dari daerah-daerah yang kita anggap mungkin ada yang terpencil sehingga bisa menyatu dengan wilayah wilayah besar," ujarnya.


Wujud dari perdamaian Aceh ini sangat berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat Aceh sehingga terciptanya kesejahteraan, sehingga Panglima TNI mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga dan merawat perdamaian di Aceh.


"Itu harapan sehingga perekonomian bisa berjalan dengan baik karena hasil bumi yang di pedalaman bisa juga dibawa langsung dengan waktu yang cepat menuju daerah atau kota-kota besar," pungkas Panglima TNI. (KBRN/RRI)

Keyword:


Editor :
HARISS Z

riset-JSI
Komentar Anda