Beranda / Berita / Aceh / Sepasang Murid Pesantren Al- Azhar Ikut Seleksi Nasional Paskibraka

Sepasang Murid Pesantren Al- Azhar Ikut Seleksi Nasional Paskibraka

Rabu, 31 Maret 2021 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Terlihat dua murid pesantren Al-Azhar, Raja dan Putri saat dilepas Bupati Shabela Abubakar dan Kadis Pora Jumadil Enka, untuk mengikuti seleksi nasional di Banda Aceh. 


DIALEKSIS.COM| Takengon- Sepasang murid dari pesantren terpadu Al-Azhar, Jalan Blang Kejeren- Takengon, KM 10 Paya Jeget, Pegasing, Aceh Tengah berhak mewakili Gayo Lut untuk seleksi nasional Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Kedua murid pesantren Al-Azhar dikirim mewakili Aceh Tengah untuk seleksi nasional di Banda Aceh, setelah lolos dalam seleksi ketat yang diselenggarakan Dispora Aceh Tengah. Khairul Raja Mahendra dan Putri Khairiya, kedua murid kelas X IPA dari Pesentren Al-Azhar akan diseleksi di Banda Aceh selama sepekan.

“Kedua murid pesentren Al-Azhar yang baru duduk di bangku kelas satu merupakan murid pilihan setelah melalui seleksi ketat untuk menentukan siapa wakil Aceh Tengah pada seleksi Paskibraka nasional,” sebut Jumadil Enka, Kadis Pora Aceh Tengah, Kamis (31/3/2021) menjawab Dialeksis.com.

Menurut Jumadil, pihaknya dalam seleksi ketat ini menetapkan 4 nama yang lolos seleksi untuk ikut seleksi nasional Paskibraka, dua diantaranya sebagai cadangan. Ariwan Bicer SMA 1 Takengon dan Tisa Nazya Putri dari SMA 4 Takengon, dipersiapkan sebagai cadangan, karena keduanya terpaut selesih nilai dengan kedua murid pesantren dari Al-Azhar.

“Kedua murid Azl-Azhar ini akan mengikuti seleksi nasional di Banda Aceh, 1 sampai 8 April ini, kita doakan duta kita bisa lulus seleksi Paskibraka nasional,” sebut Jumadil.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar yang melepaskan dua murid pesantren ini untuk mengikuti seleksi nasional Paskibraka di Banda Aceh berharap agar putra dan putri terbaik Gayo Lut ini berjuang maksimal.

“Tunjukan kemampuan kalian, tunjukan Gayo itu beradat, santun beretika. Jangan mudah menyerah dengan keadaan, jadilah putra putri kebanggaan negeri penghasil kopi dengan alamnya yang indah ini,” sebut Shabela.

Rasa syukur dan gembira disampaikan pimpinan Yayasan Al Azhar, Tgk. Khairul Basri, Spdi. MA dan Kepala SMA Terpadu Al-Azhar Efenndi S. Spd, atas keberhasil anak didiknya mengikuti seleksi Paskibraka tingkat kabupaten dan dikirim ke provinsi untuk seleksi nasional.

“Kami mohon doanya, semoga kedua murid pesentren kami menjadi yang terbaik, mampu berjuang dalam seleksi. Semoga mereka lolos ke Paskibraka nasional,” sebut Khairul Basri, menjawab Dialeksis.com via selular.

Khairul Raja Mahendra merupakan murid kelas 1 IPA2 SMA Al-Azhar, kelahiran Tan Saril 1 Juni 2005. Anak dari Nikmatul Janna ini tinggal di Totor Jingki, Kebet Tansaril punya hobi ceramah, fotografi dan membaca Alqur,an.

Raja, panggilanya merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Murid Al-azhar ini memiliki postur tubuh yang ideal dengan tinggi 170 sentimeter dan berat badan 69 kilogram. Raja aktif berbahasa Ingris dan Arab.

Sementara Putri Khairiya, merupakan murid kelas X IPA1. Putri dilahirkan di Berawang Dewal, 22 September 2005. Anak dari Drs Jahidin ini merupakan buah hati ketiga dari empat bersaudara empat bersaudara.

Putri yang merupakan penduduk Simpang Kelaping, Dusun Kala Nareh, Pegasing Aceh Tengah pernah bersolak SD di Jagong Jeget dan Merah Mege, Atu Lintang. Awalnya dia pernah menduduki MTsN Azzahra Benyot, kemudian masuk ke SMP Al-Azhar dan melanjutkan SMA Al-Azhar hingga dia terpilih menjadi wakil Aceh Tengah.

Putri memiliki tinggi badan 165 sentimeter dengan berat badan 59 kilogram, punya hobi memasak, menyanyi, tari daerah dan gemar menulis. Dia aktif berbahasa Ingris dan Arab.

Kedua dua Aceh Tengah ini akan mengikuti seleksi di Banda Aceh untuk menjadi pengibar bendera nasional di Jakarta. Seleksi akan berlangsung 1 sampai 8 April ini. (baga)


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda