Beranda / Berita / Aceh / Satu Tahun Lebih Memimpin BPKS, Iskandar Zulkarnain Akhirnya Memilih Mengundurkan Diri

Satu Tahun Lebih Memimpin BPKS, Iskandar Zulkarnain Akhirnya Memilih Mengundurkan Diri

Kamis, 07 April 2022 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan pengunduran dirinya dihadapan seluruh unsur Manajemen dan Pegawai BPKS, Kamis (7/4/2022). [Foto: Ist.]


DIALEKSIS.COM | Sabang - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Iskandar Zulkarnain, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dihadapan seluruh unsur Manajemen dan Pegawai BPKS.

Hal tersebut disampaikan Iskandar Zulkarnain dalam acara pertemuan di ruang rapat lantai 3 Kantor BPKS, Kamis (7/4/2022).

Zulkarnain mengatakan, pengunduran dirinya bukanlah karena ada masalah atau hal lainya, namun karena sudah waktunya dan ia harus meninggalkan BPKS.

"Seperti Komitmen saya sejak awal untuk membenahi BPKS dan saat ini menurut saya BPKS sudah berjalan di atas koridornya dan  telah lebih baik, realisasi anggaran tahun 2021 meningkat tajam, kedisiplinan SDM BPKS juga sudah sangat baik, banyak kerjasama yang sudah terbangun dan pada akhirnya sudah waktunya saya undur diri dari lembaga yang saya cintai ini," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini BPKS telah berhasil mengikat kerja sama dengan Pemerintah India, Krakatau Steel, Marina Del Ray,  yang terbangun atas dukungan penuh Kemenko Marves untuk membangun daerah Kawasan Sabang.

"Saya berharap semua kerja sama tersebut tetap ditindak lanjuti, karena bukan tidak mungkin semua itu akan merubah Sabang lebih baik," tambahnya. 

Selain itu, Iskandar menyebutkan, Pelabuhan Penyeberangan Balohan yang merupakan aset BPKS juga telah dikelola dengan baik oleh Dinas Perhubungan Aceh, baik dari sisi layanan, operasional maupun keselamatan. Tinggal BPKS bersama Pemerintah setempat untuk menyusun aturan-aturan terkait pendapatan dari aset tersebut.

Dalam pertemuan singkat itu,  Iskandar Zulkarnain juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Karyawan BPKS atas dukungan dan kerjasamanya dan menyampaikan permohonan maafnya jika ada kesalahan maupun tindakan yang dianggap tidak sesuai.

"Permohonan maaf saya dan penghargaan  setinggi tingginya kepada seluruh Pegawai BPKS atas dukungan dan kerjasamanya selama ini," tuturnya.

Menurut Iskandar, pengunduran dirinya sudah diterima dan disetujui Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan dan akan segera melakukan pertemuan dengan anggota DKS dan Dewan Pengawas pada hari Sabtu (9/3/2022) mendatang. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda