Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Rumah Semi Permanen di Indrapuri Ludes Terbakar, BPBD Pastikan Nihil Korban Jiwa

Rumah Semi Permanen di Indrapuri Ludes Terbakar, BPBD Pastikan Nihil Korban Jiwa

Sabtu, 16 Mei 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Satu unit rumah semi permanen di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, ludes terbakar pada Sabtu (16/5/2026), sekitar pukul 15.16 WIB. [Foto: Dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Satu unit rumah semi permanen di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, ludes terbakar pada Sabtu (16/5/2026), sekitar pukul 15.16 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material cukup besar setelah rumah beserta satu unit sepeda motor hangus dilalap api.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui layanan emergency call BPBD Aceh Besar.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran rumah di Gampong Cureh, petugas Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Ridwan Jamil berdasarkan laporan harian Operator Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar yang diterima media dialeksis.com, Sabtu (16/5/2026).

Rumah yang terbakar diketahui milik Zulkifli (42), dengan jumlah penghuni satu kepala keluarga atau lima jiwa. Bangunan semi permanen tersebut selama ini digunakan sebagai dapur sekaligus gudang penyimpanan barang.

Menurut Ridwan, saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar sehingga dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan.

“Api begitu cepat membesar dan membakar seluruh bangunan rumah semi permanen yang digunakan sebagai dapur dan gudang penyimpanan barang,” ujarnya.

Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga menyebabkan satu unit kendaraan roda dua mengalami rusak berat. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam peristiwa tersebut.

BPBD Aceh Besar mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan enam personel untuk memadamkan api. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala serta mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman, pendinginan, dan meminimalisir dampak kebakaran agar api tidak menjalar ke rumah lain yang berdekatan,” kata Ridwan Jamil.

Proses pemadaman dan pendinginan akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.46 WIB. Dalam penanganan tersebut, personel BPBD turut dibantu aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia dari Polsek setempat, personel Tentara Nasional Indonesia dari Koramil setempat, serta masyarakat Gampong Cureh yang ikut membantu proses pemadaman secara gotong royong.

Terkait penyebab kebakaran, Ridwan Jamil mengatakan hingga kini masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.

“Untuk dugaan penyebab terjadinya kebakaran saat ini masih dalam penanganan pihak yang berwajib,” pungkasnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI