Beranda / Berita / Aceh / RA2NE: Jangan Rusak Alam dan Stop Ilegal Hunting, Seriuslah Jaga Alam

RA2NE: Jangan Rusak Alam dan Stop Ilegal Hunting, Seriuslah Jaga Alam

Kamis, 26 Agustus 2021 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : fatur

Kolase Gajah mati di Aceh Timur tanpa kepala dan harimau mati di Aceh selatan. [Foto: Kolase/Dialeksis/ftr]

DIALEKSIS.COM | Medan - Kisruh pemburuan satwa liar dan ilegal logging di Aceh terus membuat banyak orang khawatir dan semakin berang akan pelaku daripada pemburu satwa dan ilegal logging ini.

Dialeksis.com, Kamis(26/08/2021) mengubungi salah satu pecinta hewan dan Anggota Rescue, Adopt, Animal, & Nature (RA2NE), Sigit Pace atau akrab disapa Pace untuk diwawancara.

Dirinya mengatakan, sebenarnya kisruh ini bukanlah kisruh yang asing terdengar ditelinga masyarakat di Indonesia.

“Saya tidak terlalu tahu bagaimana kondisi Aceh saat ini, namun dari pemberitaan media, yang paling dekat itu, matinya harimau di Aceh Selatan itu cukup membuat saya terkejut,” kata Marvel.

Marvel mengakui, kisruh ini terjadi antara manusia dan satwa liar. “Sebenarnya kalau disalahkan siapa, ya saya tidak bisa menjawab secara pasti, tapi melihat dari segala informasi yang ada, kisruh ini terjadi karena adanya beberapa hal, salah satunya lahan atau tempat hidupnya satwa-satwa liar itu diganggu oleh manusia, di satu sisi, lahan pertanian di Aceh yang semakin meluas harus membuat manusia mencari lahan untuk bertani, dan disatu sisi terkikislah sedikit demi sedikit tempat bernaungnya satwa-satwa liar yang ada,” tukasnya.

Ia mengatakan, dalam hal ini pemerintah harus terus melakukan upaya-upaya dalam menghentikan ini, terutama pemburuan satwa liar dan ilegal logging terlebih.

“Jika kisruh ilegal logging berhasil diberantas dan pemburuan liar ini dihentikan, satwa liar ini tidak akan mengganggu manusia, dan tidak akan datang ke pemukiman penduduk, tak luput juga baiknya pemerintah harus membuat aturan dalam penggunaan perangkap hewan dihutan terutama dilahan pertanian yang ada di hutan ya, harus ada aturan yang kuat,” jelasnya.

Marvel menegaskan juga, “Aturan yang ada selama ini tidak membuat efek jera sama sekali, sangat disayangkan, pelaku ilegal logging dan pemburu ini setalah ditangkap, dihukum, bebas, melakukan hal yang sama lagi, pemerintah harus tegas.”

“Harapan besar saya, seriuslah dalam menjaga hutan Aceh, seriuslah menjaga hewan-hewan liar dihutan, seriuslah menjaga alam kita, seriuslah membuat aturan yang ada, jika sudah ada kematian baru disibukkan dengan melakukan A atau B, itu saya rasa tidak efektif sama sekali. Pohon, Hewan, Manusia, itu semua memiliki kehidupan dan diciptakan Tuhan, karena itu perlu harus adanya saling menjaga, Alam kita jangan sampai rusak, karena itu bagian dari kehidupan, Alam rusak maka kehidupan juga rusak,” tutupnya kepada Dialeksis.com. [ftr]


Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda