Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Presentasi di Turki, Masykur Syafruddin: Aceh Punya Sejarah Panjang, Mari Saling Menguatkan

Presentasi di Turki, Masykur Syafruddin: Aceh Punya Sejarah Panjang, Mari Saling Menguatkan

Senin, 04 November 2019 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Dirut Pedir Museum sedang menyampaikan presentasinya di Uskudar, Turki. [Foto: IST]


DIALEKSIS.COM | Istanbul - Ikatan Masyarakat Aceh di Turki (IKAMAT) bekerjasama dengan Museum Aceh dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar pameran sejarah dan kebudayaan Aceh di Uskudar, Turki sejak 2-3 November 2019.

Direktur Pedir Museum, Masykur Syafruddin dalam presentasi mengatakan Aceh dan Turki punya legitimasi sejarah yang panjang. Untuk itu, tugas kedua wilayah ini adalah saling mengenang dan menguatkan satu sama lain.

"Kita mesti sadar dan menjadikan sejarah sebagai tonggak untuk memperbaiki negeri ini ke depan. Salah satunya dengan merawat hubungan antara Aceh dan Turki yang punya sejarah kejayaan di masa lalu," kata Masykur saat dikonfirmasi Dialeksis.com, Senin (4/11/2019).

Dalam presentasinya, Masykur memperkenalkan peninggalan Islam di Aceh seperti batu nisan, mata uang dan naskah kuno di hadapan peserta seminar di Turki.

"Kita berharap ke depan semakin banyak kegiatan yang bertujuan memperkuat hubungan Aceh dan Turki. Banyak hal yang dapat dilakukan, karena kita sudah sejak lama bersaudara," kata milenial Pendiri Pedir Museum itu.

"Kemudian kepada pemerintah Aceh, cobalah beri ruang untuk mengenalkan Turki di Aceh sebagaimana Turki punya Corner Aceh di sana yang di dalamnya semua materi sejarah dan kebudayaan Aceh," pungkasnya. (sm)



Editor :
Zulkarnaini

darwis jeunib
pelantikan menteri nadiem
Komentar Anda