Beranda / Berita / Aceh / Polres Aceh Besar Tes DNA Kerangka Manusia Dicor Dalam Drum

Polres Aceh Besar Tes DNA Kerangka Manusia Dicor Dalam Drum

Selasa, 03 Oktober 2023 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +


Foto: dok Polres Aceh Besar




DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Polres Aceh Besar sedang melakukan penyelidikan terkait penemuan kerangka manusia yang dicor dalam drum.

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, Iptu Subihan Afuan Ardhi, mengatakan penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum, DVI Biddokes Polda Aceh, dan Polres Aceh Besar.

"Penyelidikan dilakukan dengan menguji DNA kerangka tulang tersebut dengan data pembanding yang diduga keluarga yang akan di uji oleh Puslabfor Bareskrim Polri," kata Subihan, Selasa (3/10/2023).

Pihaknya menerangkan, saat ini tim forensik sedang berusaha untuk mengungkap lebih banyak bukti dan mengidentifikasi tersangka dalam kasus tersebut.

"Penyebab kematian dan motif di balik penyembunyian kerangka ini masih menjadi teka-teki," katanya.

Subihan menjelaskan, penyelidikan secara scientific investigation tersebut diharapkan dapat mengungkap misteri di balik penemuan kerangka tersebut.

"Pihak berwenang akan memberikan update segera begitu mereka memiliki informasi lebih lanjut tentang identitas korban, penyebab kematian, dan bagaimana kerangka tersebut berakhir dalam drum di sungai Jurong Iboh di Kabupaten Aceh Besar," jelasnya.

Sebelumnya, warga Kabupaten Aceh Besar digegerkan dengan adanya penemuan kerangka tulang manusia di dalam sebuah drum yang dicor dengan semen. Kerangka manusia tersebut ditemukan di Sungai Jurong Iboh, Desa Reukih Dayah, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.

Awalnya warga setempat bernama Muhda Hadi Saputra tengah membersihkan jalan menuju sungai untuk mengambil air guna menyiram tanamannya di kebun. Ketika melihat sebuah drum tergeletak di sungai, dia langsung melapor kepada perangkat desa, yang kemudian melaporkan temuan tersebut ke Bhabinkantibmas Polsek Indrapuri.

Menurut informasi dari masyarakat setempat mengungkapkan  drum tersebut telah ada di sungai sejak 2011 dan digunakan oleh warga setempat untuk mencari ikan.

Dari petunjuk yang ditemukan, terlihat adanya baju kaos berwarna kuning dengan tulisan angka 13 dan celana berbahan kain. Polres Aceh Besar mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut untuk segera menghubungi polsek terdekat atau Polres Aceh Besar guna membantu identifikasi lebih lanjut.

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda