Beranda / Berita / Aceh / PGK Aceh Tengah ajak Masyarakat Dukung Pembelian Pesawat

PGK Aceh Tengah ajak Masyarakat Dukung Pembelian Pesawat

Selasa, 17 Desember 2019 19:37 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Takengon- Ketua umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Aceh Tengah, Feri Yanto, mengajak masyarakat Aceh untuk mendukung pembelian empat Pesawat N219 yang diproduksi oleh PT. Dirgantara Indonesia oleh pemerintah Aceh.

Menurut Feri, dalam relisnya yang diterima Dialeksis.com, Selasa (17/12/2019), pembelian pesawat merupakan suatu langkah yang dinilai visioner dalam membangun Aceh mandiri secara ekonomi dimasa yang akan datang.

Hal tersebut tidak lain disebabkan luasnya wilayah Aceh yang tidak terkoneksi antar wilayah yang memiliki potensi besar, diantaranya potensi di sektor wisata.

"Menurut kami ini langkah visioner, ada banyak potensi Aceh yang belum terkelola dengan baik, misalnya sektor wisata," ungkapnya.

Sementara menurutnya sektor wisata kedepan menjadi alternatif sumber pendapatan yang cukup potensial bagi Aceh, mengingat eksotisnya alam Aceh yang mampu menarik wisatawan berkunjung ke Aceh, namun terkendala oleh transportasi yang tidak mendukung.

"Misalnya, Wisatawan yang ingin berkunjung ke Sabang dan Lut Tawar dan Kopi Gayo kelas dunianya di Aceh Tengah, atau Dari Sabang ke Semelu dan daerah lainya. selama ini tidak bisa terjangkau karena alasan transportasi yang tidak mendukung. Dari Sabang ke Takengon bisa menghabiskan waktu dua hari, ini kan waktu yang sangat lama," terangnya.

Selain itu sebutnya, dengan adanya transportasi udara pemerintah Aceh dapat lebih mudah dalam melakukan pelayan publik secara efektif dan efesien ke daerah-daerah pedalaman dan pulau terluar Aceh, terutama dalam kondisi kebencanaan, mengingat juga beberapa daerah Aceh adalah daerah rawan bencana, baik Gempa Bumi maupun Banjir Bandang dan Longsor.

"Beberapa kali terjadinya bencana misalnya seperti di Aceh Tengah saat Gempa Gayo pada 2013 silam, pelayan terhadap korban gempa tidak dapat dilakukan dengan cepat, baik evakuasi maupun penyaluran logistik tanggap darurat," sebut Feri.

"Jadi, pembelian pesawat itu hendaknya dilihat dari perspektif Aceh secara universal, dengan memerhatikan geografis Aceh dan potensi alamnya yang kaya," jelasnya. (Rel)


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda