Beranda / Berita / Aceh / Peringatan 16 Tahun MoU Helsinki Berlangsung di Stadion Harapan Bangsa

Peringatan 16 Tahun MoU Helsinki Berlangsung di Stadion Harapan Bangsa

Minggu, 15 Agustus 2021 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Peringatan 16 Tahun MoU Helsinki Berlangsung sederhana. [Foto: Nukilan Foto/Irfan]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pelaksanaan peringatan Hari Damai Aceh ke-16 yang digelar Badan Reintegrasi Aceh (BRA) berlangsung khidmat dan sederhana sesuai kondisi PPKM level 4. Acara digelar di di Gedung Aula Serbaguna stadion Harapan Bangsa mulai pukul 09.00 WIB.

Hari damai Aceh dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) diberi Tema “Menjadi Bingkai Perdamaian Dunia”.

Ketua BRA Fakhrurrazi Yusuf dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih kepada pemerintah Aceh dan seluruh unsur yang telah memberikan kontribusi sehingga acara memperingati Hari Damai Aceh tiba di hari yang sudah meranjak 16 tahun ini.

“Kepada seluruh Tokoh unsur perdamaian Aceh, baik yang berhadir di Aula maupun yang mengikuti Via Zoom untuk sama-sama menjadikan hari perdamaian ini sebagai contoh untuk perdamaian dunia,” kata Ketua BRA Fakhrurrazi Yusuf.

Fakhrurrazi juga meminta maaf kepada Masyarakat Aceh dan Kepada seluruh Eks kombatan di seluruh kabupaten-Kota yang tidak hadap dadir langsung karena kondisi Covid 19, sehingga BRA menggelar acara dengan sesederhana mungkin.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah diwakili Asisten III Iskandar mengatakan, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada panitia atas penyelenggaraan peringatan 16 tahun hari Damai Aceh tahun 2021.

“Pemerintah Aceh juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tokoh Perdamaian Aceh, baik nasional Maupun lokal, ketua Peralihan Komite Aceh (KPA) dan seluruh jajaran, para ulama dan unsur terkait lainnya atas dedikasi dalam mewujutkan perdamaian di Aceh, serta turut mengawal secara intensif keberlangsungan jalannya perdamaian Aceh yang sudah mencapai 16 tahun ini.” kata Iskandar.

Peringatan Hari Damai Aceh juga diisi penyerahan santunan Anak Yatim dan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis untuk seluruh mantan Kombatan di Aceh.

Hadir via zoom tokoh perdamaian Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia (RI) Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al Haitar, sementara tokoh yang hadir di lokasi adalah Anggota DPR RI M Nasir Djamil, Ketua DPRA Dahlan Jamaludin, Asisten III Pemerintah Aceh Iskandar, Mantan Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Jubir KPA Azhari (Cage), Pangdam Iskandar Muda atau yang mewakil Jahril Bidang Hukum, Kejaksaan tinggi diwakili oleh Kabinda Aceh, ketua Mahkamah syar’iyah Aceh dan Bupati Aceh selatan. [Irfan/Nukilan]

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda