Beranda / Berita / Aceh / Penderita Baru Covid-19 di Aceh Bertambah 11 Orang, Tanpa Kasus Meninggal Dunia

Penderita Baru Covid-19 di Aceh Bertambah 11 Orang, Tanpa Kasus Meninggal Dunia

Kamis, 21 Januari 2021 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. [IST]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh bertambah lagi sebanyak 11 orang, berdasarkan hasil pemeriksaan swab nasofaring dan orofaring dengan Real Time Polymerase Chain Reactioan (RT-PCR), dan tidak ada kasus penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal dalam 24 jam terakhir.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada Awak media massa, di Banda Aceh, Kamis (21/01/2021). 

“Laporan yang kita terima dari seluruh Aceh ditemukan 11 penderita baru, tidak ada penderita yang dilaporkan sembuh maupun yang meninggal dunia,” tuturnya. 

Ia menjelaskan, 18 penderita baru yang terdeteksi positif terinfeksi virus corona, meliputi warga Kota Lhokseumawe sebanyak enam orang, warga Aceh Timur tiga orang, warga Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Tenggara, sama-sama satu orang.

SAG mengatakan, tim surveilans Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Barat, dan Aceh Tenggara hendaknya melakukan tracing secara agresif untuk menemukan kontak dekat para penderita baru tersebut.

Setiap satu orang yang positif Covid-19, katanya, terdapat 10 - 30 orang kotak eratnya yang harus diambil swab nasofaring dan orofaringnya dan diperiksa di laboratorium RT-PCR. Hasil pemeriksaan tersebut akan memberikan kepastian status kesehatan para kontak erat tersebut, jelasnya.

Menurut SAG, mengetahui kepastian status kesehatan itu sangat penting dalam mengambil sikap selanjutnya. Bagi yang tidak terinfeksi dengan virus corona dapat melanjutkan kehidupan sehari-hari seperti biasa. Sebaliknya, yang terinfeksi tapi tanpa gejala segera melakukan isolasi mandiri di bawah pemantauan petugas kesehatan.

“Hasil pemeriksaan dapat memberikan rasa nyaman dan aman. Bagi yang tidak terinfeksi akan hilang rasa was-wasnya, dan yang terinfeksi dipantau oleh petugas kesehatan, dapat melindungi keluarga, dan juga orang terdekatnya,” tutur SAG lagi.

Kasus Kumulatif

Selanjutnya, seperti biasa, Juru Bicara Pemerintah Aceh itu melaporkan kasus kumulatif Covid-19, sejak kasus pertama Covid-19 Aceh diumumkan pada 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulasi kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 9.100 orang. Penderita yang dirawat saat ini 973 orang, sudah sembuh sebanyak 7.753 orang, dan 374 orang meninggal dunia. 

“Alhamdulillah, tidak ada laporan korban meninggal dunia bertambah di Aceh,” ujar SAG. 

Lebih lanjut, Jubir SAG mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat ini sebanyak 651 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 20 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 571 sudah selesai isolasi, dan 60 orang meninggal dunia. 

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 6.272 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.102 orang sudah selesai masa isolasi, 108 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 62 orang isolasi di rumah sakit.

Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda