Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Pemkab Bireuen Gelontorkan Rp481 Juta untuk 196 Santri Penghafal Al-Qur'an

Pemkab Bireuen Gelontorkan Rp481 Juta untuk 196 Santri Penghafal Al-Qur'an

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar [Foto: MC Bireuen]


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan beasiswa senilai Rp481 juta untuk 196 santri penghafal Al-Qur'an. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan jumlah hafalan yang dimiliki masing-masing santri.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (22/10/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya para santri.

"Beasiswa ini disalurkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar para santri terus bersemangat mendalami dan menghafal Al-Qur'an," kata Anwar.

Sebanyak 196 santri menerima beasiswa yang terbagi dalam tujuh kategori hafalan. Bantuan yang diterima berkisar Rp1,5 juta hingga Rp10 juta per orang.

Rinciannya, 92 santri dengan hafalan 1 juz (Juz Amma) masing-masing menerima Rp1,5 juta. Kemudian 20 santri dengan hafalan 1 juz (Alif Lam Mim) mendapat Rp1,7 juta per orang.

Selanjutnya, 36 santri hafalan 3 juz menerima Rp2,5 juta per orang, 24 santri hafalan 5 juz mendapat Rp3,5 juta, dan 15 santri hafalan 10 juz menerima Rp4 juta.

Untuk kategori hafalan 20 juz, terdapat 5 santri yang masing-masing memperoleh Rp7 juta. Sementara 4 santri yang telah hafal 30 juz menerima Rp10 juta per orang.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Bireuen Razuardi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada tujuh santri yang mewakili setiap kategori hafalan.

Pemkab Bireuen berharap bantuan tersebut dapat mendorong para santri meningkatkan hafalan Al-Qur'an, memperkuat pemahaman agama, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan terhadap pendidikan dayah juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berilmu dan berkarakter serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. [e]

Keyword:


Editor :
Indri

Berita Terkait
    riset-JSI
    esdm 3