Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Pastikan Ketersediaan Gula di Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Pastikan Ketersediaan Gula di Masyarakat

Minggu, 29 Maret 2020 23:17 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indra Wijaya

Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Selama mewabahnya virus Corona (Covid-19) sangat berdampak ke sejumlah bahan pokok berupa sembako yang melonjak naik di pasaran. Salah satunya gula pasir yang kini dijual Rp20.000 - Rp 21.000 per kilogram. Sementara dijual perkarungnya seharga Rp 900.000 - Rp 1.000.000.

Hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya, harga gula pasir di sana melonjak drastis.

Melihat hal tersebut, Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi akan memastikan ketersediaan gula pasir untuk masyarakat.

"Gula sekarang harganya tinggi dan ketersediaannya kurang. Sekarang kita tengah mengupayakan ketersediaan gula tetap ada, supaya nantinya tidak menjadi masalah," ungkapnya.

Hal tersebut juga dibarengi dengan ketersediaan sembako yang saat ini tidak dapat diakses dari luar daerah. Namun, untuk ketersediaan sembako berupa beras, saat ini masih mencukupi untuk masyarakat disana.

"Persediaan dari dalam beras kita masih ada dan beberapa bahan pokok lainnya," ujarnya.

Selain kebutuhan sembako berupa gula yang masih kurang, di Pidie Jaya sendiri untuk Alat Pelindung Diri (APD) untuk mengatasi virus Corona oleh petugas kesehatan masih belum ada.

"Kemarin kita sudah pesan, tapi belum tiba juga sampai sekarang. Untuk sementara kita akali saja dengan menggunakan jas hujan untuk sementara dipakai sama tim medis kita," pungkasnya.(IDW)

Editor :
Zulkarnaini

dalimi
bank aceh, kejati
Komentar Anda
hendri budian