Beranda / Berita / Aceh / Pelindo III Sukses Operasi Pasien Aceh di Surabaya

Pelindo III Sukses Operasi Pasien Aceh di Surabaya

Kamis, 29 Maret 2018 17:05 WIB

Font: Ukuran: - +


Dialeksis.com, Jakarta - Atjeh Connection Foundation menyampaikan terima kasih kepada jajaran Manajemen Pelindo III yang dipimpin Direktur Utama Pelindo III  I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra (Ari Askhara)  yang telah memberikan atensi dan memfasilitasi sehingga RS PHC dapat mengoperasi mata bocah Sultan (13 Tahun) di Rumah Sakit PHC  di Surabaya.  Keberhasilan operasi itu tidak lepas dari kerja sama tim dokter  Rumah Sakit .

"Terima kasih kepada Direktur Utama CEO Pelindo III Bapak Ari dan jajaran Manajemen RS PHC Surabaya yang telah berhasil melakukan operasi di mata kiri adik kita Sultan dari Gayo. Dengan izin Allah SWT, Pelindo III dan Manajemen RS telah memberikan harapan hidup kepada bocah tersebut," sebut Amir  Faisal pendiri Atjeh Connection Foundation usai di Surabaya, Rabu (28/3/2018).

Faisal menuturkan pada awalnya Sultan di Banda Aceh didampingi pendiri C-Four Ratna. Dokter di Aceh mengklaim untuk mengobati kanker di mata kirinya harus dioperasi mata dan kulit kepala dibuka dengan risiko selamat atau meninggal dunia.

Kesimpulan dokter itu menyebabkan Sultan sangat terpukul. Kemudian anak yatim itu meminta kepada Ratna untuk dibawa ke Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar melihat pesawat terbang.

"Setelah kami mendapat kabar itu, kami tawarkan tidak hanya melihat pesawat terbang sekalian kami fasilitasi Sultan dan pendamping terbang ke Jakarta untuk mencari second opinion. Selama di  Jakarta, kami mendapat kabar kalau RS milik Pelindo III di Surabaya dan BUMN itu bersedia menanggung semua biaya operasi di Surabaya," ungkap Faisal

Faisal menjelaskan, setelah Pelindo III setuju membiaya pengobatan termasuk tiket pesawa terbang dari Banda Aceh ke Surabaya untuk ayah Sultan dan ibunya, timbul masalah, ayahnya di Bener Meriah tidak memberi izin. Pasalnya, meraka trauma dengan pengobatan di Banda Aceh. Setelah diyakinkan, akhirnya keluarga itu ke Surabaya didampingi Ibu Ratna.

"Kami salut pada Sultan yang tetap rajin shalat dan berdoa sejak di Rumah Singgah C-Four  Banda Aceh hingga menunggu operasi di Surabaya.  Kemarin kami mendapat foto bahwa mata kiri Sultan sudah dioperasi. Ternyata mata anak itu bukan kanker tapi tumor," jelas Faisal.

Setelah lebih tiga minggu di Surabaya, Sultan segera memasuki masa peratawan dan kembali ke Aceh. sekarang dia bersama ayahnya  dan relawan C-Four  menunggu proses pasca operasi.

"Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada kak Ratna Eliza dan teman-teman C4 Aceh yg tanpa lelah dan pamrih mengabdikan diri untuk menjadi pejuang kemanusiaan serta istri saya Anita Amir Faisal yang meyakinkan saya untuk ikut ambil bagian dalam proses ini, semoga Allah SWT membalas para pihak yang terlibat dengan ganjaran pahalaNya...Amin YRA,"  pinta Faisal bersyukur. (rel)

Keyword:


Editor :
Sammy

riset-JSI
Komentar Anda