Beranda / Berita / Aceh / Pejabat di Bireuen dan Bener Meriah Positif Covid-19, Jurnalis Harus Waspada

Pejabat di Bireuen dan Bener Meriah Positif Covid-19, Jurnalis Harus Waspada

Sabtu, 26 September 2020 20:45 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Biruen- Jumlah pasien Covid-19 di Aceh yang telah mencapai 4.171 per 26 Oktober 2020, ditanggapi serius oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen.

Sejak pemberlakuan new normal, virus yang masih mengancam dunia internasional itu juga telah menyebabkan para pejabat di level provinsi hingga kabupaten di Aceh Positif Covid-19.

AJI Bireuen menganggap, jurnalis yang ada di Kabupaten Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues, kerap berinteraksi dengan para narasumber dari kalangan pejabat. Maka dari itu kewaspadaan juga perlu ditingkatkan selama Covid-19 masih mewabah.

"Kita tahu Bupati Bireuen sudah positif Covid-19, Sekda Bener Meriah beserta istri juga positif, jadi ini menjadi warning kepada teman-teman jurnalis yang sering melakukan wawancara terhadap para pejabat seperti dua pejabat tadi," kata Divisi Advokasi AJI Bireuen, Iwan Bahagia, Sabtu (26/09/2020).

Meski diakui positif Covid-19 bukanlah aib jelas Iwan, namun virus tersebut dikhawatirkan akan berdampak kepada para jurnalis yang bekerja dilapangan.

Menurut berbagai studi dan kasus positif Covid-19 lanjut Iwan, kasus positif corona di Aceh berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga memungkinkan para jurnalis terpapar Covid-19.

"Para jurnalis juga harus mendapat perlindungan kesehatan langsung dari perusahaan pers tempat mereka bekerja," ungkapnya.

Perusahaan media juga diminta mempertimbangkan agenda liputan bagi para jurnalis, mengingat kasus positif Covid-19 di Bireuen, Bener Meriah dan Aceh Tengah dan Gayo Lues terus bertambah.

Perusahaan media juga harus memastikan para jurnalis yang bekerja sudah dibekali dengan face shield, masker, dan hand sanitizer.

Manajemen perusahaan media sebut Iwan, perlu memprioritaskan wawancara daring menyangkut hal urgen di daerah yang memiliki peningkatan kasus Covid-19.

"Rekan-rekan jurnalis juga harus waspada dengan memperhatikan status narasumber. Baik riwayat medis maupun riwayat interaksi sebelumnya, seperti kasus Bupati Bireuen dan Sekda Bener Meriah," sebut Iwan.

Ia berharap kesadaran jurnalis yang bekerja dilapangan juga ditingkatkan, dengan tetap menjaga jarak, menyiapkan hand sanitizer dan masker.

"Selamat bertugas kawan-kawan, tetap waspada, utamakan kesehatan," pungkas Iwan. (baga/rel) 

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda