Beranda / Berita / Aceh / PAUD Pilar Utama Pembentukan Karakter Manusia

PAUD Pilar Utama Pembentukan Karakter Manusia

Rabu, 19 Oktober 2022 20:30 WIB

Font: Ukuran: - +


Ketua Pokja Bunda Paud Aceh, Mellani Subarni, memberikan sambutan dan arahan saat melakukan pembinaan Bunda Paud Kecamatan se-Kabupaten Nagan Raya di Aula Pendopo Bupati Nagan Raya, Rabu (19/10/2022). [humas.acehprov.go.id]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Ketua Pokja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Mellani Subarni, mengatakan PAUD merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter manusia yang berkualitas, serta merupakan investasi penting bagi sebuah negara untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju.

Hal itu ia sampaikan dalam Pembinaan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022, di Aula Meuligoe Bupati Nagan Raya, pada Rabu (19/10/2022).

“Banyak tantangan dan hambatan di era globalisasi ini terhadap pendidikan karakter anak usia dini, maka itu diperlukan peran Bunda-bunda PAUD dan dukungan stakeholder untuk memajukan pendidikan ini sehingga dapat berkembang dengan baik,” kata Mellani dalam sambutannya mewakili Pj Bunda PAUD Aceh.

Lebih lanjut, Mellani, menekankan untuk memajukan pendidikan anak usia dini, para Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD di kecamatan dan gampong harus mampu membangun kerjasama dengan semua pihak di lintas sektor dengan membuat kesepakatan strategis yang mampu menunjang pengembangan pendidikan ini.

Seperti halnya, Ia menyarankan, Bunda PAUD kecamatan dapat bekerjasama dengan KUA setempat untuk ikut mengedukasi pasangan calon pengantin, dimana mereka bukan hanya menyiapkan diri lahir dan batin dalam mengarungi bahtera rumah tangga, namun juga menyiapkan kehamilan dan kelahiran dari usia 0 hingga 1000 hari kehidupan.

Tidak hanya itu, lanjut Mellani, Bunda PAUD juga dapat berkontribusi dalam penanganan stunting, melalui program kerjasama dengan Puskesmas atau Posyandu, dengan demikian, Bunda PAUD secara langsung telah ikut berperan membantu pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting di Aceh.

“Semua partisipasi itu, juga masuk dalam beberapa indikator menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Nagan Raya,” kata Mellani.

Ia menerangkan, kerjasama secara terpadu dan terbimbing ini sangatlah dibutuhkan, untuk mendukung gerakan PAUD Holistik Integratif (HI) sehingga Aceh dapat mewujudkan PAUD berkualitas. Karenanya, dukungan berbagai pihak, mulai dari instansi terkait, seluruh Bunda PAUD di setiap jenjang serta pengurus Pokja Bunda PAUD menjadi hal penting untuk mendongkrak kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) di Aceh khususnya di Nagan Raya

“Saya juga mengajak seluruh peserta bimbingan ini untuk menyukseskan program “Bergerak Bersama Menuju PAUD Berkualitas” dengan menjalankan peran sesuai dengan tupoksi masing-masing demi membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Zulkifli, mengatakan peran Bunda PAUD adalah simbol sekaligus mitra utama dalam Gerakan Nasional PAUD. Sebagai figur ibu yang merupakan tokoh sentral di setiap jenjang pemerintahan, keberadaan Bunda PAUD diharapkan dapat memotivasi masyarakat dan merangkul para pemangku kepentingan untuk mendukung serta memajukan pendidikan dasar itu.

Seperti diketahui, rentang usia 0 hingga 6 tahun adalah usia keemasan atau waktu yang efektif untuk membentuk karakter anak. Sebab itu, pendidikan usia dini sangat menentukan inteligensi, kematangan emosional dan produktivitas anak sebelum masuk pada tahap kehidupan berikutnya.

Selain dukungan PAUD yang berkualitas, keluarga juga harus menjadi stimulus bagi anak. Karena keluarga adalah pendidik pertama dan utama, serta menjadi basis pendidikan moral dan agama pelestari nilai-nilai luhur bagi anak. Karena itu keluarga juga harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.[]

Keyword:


Editor :
Akhyar

riset-JSI
Komentar Anda