Kamis, 30 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / UTU Raih 3 Penghargaan di PEKSIMIDA Aceh 2026, Cut Safriyana Melaju ke Nasional

UTU Raih 3 Penghargaan di PEKSIMIDA Aceh 2026, Cut Safriyana Melaju ke Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 20:30 WIB

Font: Ukuran: - +

UTU Raih 3 Penghargaan di PEKSIMIDA Aceh 2026, Cut Safriyana Melaju ke Nasional. [Foto: Huumas UTU]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Teuku Umar (UTU), Cut Safriyana, mengamankan tiket menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 di Universitas Jember setelah berhasil menyabet Juara I Tangkai Lomba Penulisan Lakon pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh 2026. 

Capaian tersebut memimpin torehan kontingen UTU yang memboyong total tiga penghargaan dalam penutupan ajang seni mahasiswa se-Aceh di Lapangan Gelanggang Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Rabu (29/7/2026).

Ajang tingkat provinsi yang resmi ditutup oleh Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Aceh sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., tersebut menjadi panggung pembuktian kapasitas talenta muda UTU di gelanggang seni. 

Keberhasilan Cut Safriyana meraih podium tertinggi memberikannya hak penuh untuk mewakili BPSMI Aceh di tingkat nasional pada Agustus mendatang.

Selain kemenangan Cut Safriyana di cabang penulisan lakon, dua mahasiswa UTU lainnya turut menyumbangkan trofi. Muharadin Fahri dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, sukses membawa pulang gelar Juara II Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putra. 

Sementara itu, gelar Juara III Tangkai Lomba Baca Puisi Putra berhasil diraih oleh Rian Dinata, mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Menanggapi keberhasilan Cut Safriyana menembus ajang nasional, Pembina Penulisan Lakon UTU, Rismawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kedisiplinan dan ketajaman gagasan anak didiknya selama masa pendampingan. Ia menilai keberhasilan ini lahir dari proses latihan terstruktur serta kemampuan mengeksplorasi isu-isu dramatik secara mendalam.

"Capaian ini merupakan buah dari ketekunan Cut Safriyana dalam mengasah ketajaman narasi, struktur peradegangan, dan kekuatan karakter naskah. Kami akan segera mematangkan persiapan teknis dan kedalaman tema naskah agar Cut Safriyana mampu tampil optimal serta memberikan hasil terbaik saat mewakili Aceh di panggung PEKSIMINAS 2026 kelak," ujar Rismawati.

Ketua Kontingen UTU yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Prestasi, Peningkatan Kapasitas, dan Kesejahteraan Mahasiswa (P3KM), M. Idris, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh elemen tim yang terlibat selama proses kompetisi.

"Kita tentu bahagia karena pada gelaran PEKSIMIDA Aceh tahun ini UTU tetap dapat mempertahankan satu tiket menuju PEKSIMINAS. Ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, pembina, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba," ujar Idris.

Idris menjelaskan bahwa pembinaan terhadap talenta seni mahasiswa di lingkungan kampus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurutnya, hasil di tingkat provinsi ini dijadikan landasan untuk mematangkan persiapan menuju arena nasional.

"Kami akan terus melakukan pembinaan secara intensif. Harapannya, mahasiswa UTU mampu kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Aceh maupun Universitas Teuku Umar pada tingkat nasional," katanya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Ia menilai torehan prestasi ini memperlihatkan kelengkapan kualitas mahasiswa UTU yang tidak hanya terpaku pada capaian akademik, melainkan juga cakap dalam mengasah kreativitas dan daya cipta seni.

"Pimpinan Universitas Teuku Umar akan terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Prestasi tidak hanya lahir dari ruang akademik, tetapi juga dari berbagai bidang pengembangan diri seperti seni, olahraga, dan kegiatan kemahasiswaan lainnya. Kami berharap semakin banyak mahasiswa UTU yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional," ujar Nyak Amir.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU, H. Ibrahim Laweung, SKM., MNSc., menyoroti pentingnya kerja tim dan pendampingan yang solid di balik raihan trofi tersebut. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim pembimbing yang mendampingi para peserta.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen pembina, praktisi, dan panitia yang telah bahu-membahu mendampingi mahasiswa sehingga kontingen UTU berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan seni mahasiswa di Universitas Teuku Umar," kata Ibrahim Laweung.

Rangkaian hasil positif pada PEKSIMIDA Aceh 2026 ini melengkapi catatan pembinaan kemahasiswaan UTU dalam mencetak generasi muda berdaya saing tinggi. Kesiapan kini difokuskan untuk mendampingi Cut Safriyana yang akan bertanding membawa nama daerah di Universitas Jember pada Agustus 2026 mendatang. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI