Kamis, 15 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Misteri Tiga Nelayan Sabang Hilang di Perairan Pulau Rondo

Misteri Tiga Nelayan Sabang Hilang di Perairan Pulau Rondo

Kamis, 15 Oktober 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri
Ilustrasi nelayan hilang. [Foto: dialeksis.com]

DIALEKSIS.COM | Sabang - Tiga nelayan asal Kota Sabang dilaporkan hilang kontak saat melaut untuk mencari udang lobster di perairan Pulau Rondo. Aparat kepolisian bersama tim SAR telah melakukan koordinasi dan upaya pencarian untuk menemukan keberadaan ketiganya.

Ketiga nelayan tersebut diketahui berangkat melaut pada Senin, 12 Oktober 2026. Namun, hingga Rabu (14/10/2026), keberadaan mereka belum diketahui.

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Sabang menerima laporan masyarakat terkait hilangnya kontak ketiga nelayan tersebut pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Dialeksis, ketiga nelayan itu masing-masing Subahan (31), warga Jurong M. Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, yang berdomisili di Krueng Raya; Suryadi (49), warga Jurong Teupin Ciriek, Gampong Krueng Raya; serta Nasrizal (28), warga Jurong Mustika Kolam Bermata, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Polairud Polres Sabang langsung berkoordinasi dengan Basarnas Sabang. Tim pencarian bergerak menggunakan speedboat Basarnas menuju kawasan perairan tempat ketiga nelayan terakhir diketahui melakukan aktivitas penangkapan lobster.

Selain melakukan pencarian di laut, petugas mengumpulkan informasi untuk memperkirakan keberadaan para nelayan. Koordinasi juga dilakukan dengan BMKG Stasiun Sabang guna memantau kondisi cuaca, arah angin, dan pola arus laut yang dapat memengaruhi proses pencarian.

Aparat turut menjalin komunikasi dengan Panglima Laot Krueng Raya serta keluarga ketiga nelayan untuk memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu operasi pencarian.

Perairan Pulau Rondo yang berada di kawasan terluar Sabang menjadi perhatian tim pencarian, terutama terkait kondisi gelombang, cuaca, dan arus laut.

Hingga laporan ini disusun, belum diperoleh informasi mengenai keberadaan ketiga nelayan tersebut. Upaya pencarian dan koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI