Jum`at, 22 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Minyak Nilam Aceh Antar Siswa Labschool USK Raih Emas di WYIE 2026 Malaysia

Minyak Nilam Aceh Antar Siswa Labschool USK Raih Emas di WYIE 2026 Malaysia

Jum`at, 22 Mei 2026 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Minyak Nilam Aceh Antar Siswa Labschool USK Raih Emas di WYIE 2026 Malaysia. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Kuala Lumpur - Minyak nilam Aceh kembali membuktikan kelasnya di kancah dunia. Inovasi pemanfaatan komoditas unggulan Serambi Mekah ini berhasil mengantarkan tim inventor muda Indonesia meraih Medali Emas (Gold Medal) dalam ajang bergengsi World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung pada 17-21 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.

​Ajang WYIE 2026 tahun ini diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai belahan dunia, termasuk negara-negara dengan kekuatan teknologi dan inovasi besar seperti Korea Selatan, China, Taiwan, Hong Kong, Thailand, hingga tuan rumah Malaysia dan Indonesia.

​Di tengah persaingan ketat tersebut, tim dari SMA Labschool Universitas Syiah Kuala yang beranggotakan tujuh talenta muda --Lubna Jannatun Adnin, Felisha Aisha Luthfia, Kanaya Sadira, Innaiya Alifa, Haura Athifah, Siti Alisa Mastura, dan Syahira Lathifa Azzahra -- sukses memukau para juri internasional melalui presentasi dalam Bahasa Inggris tentang produk inovatif bernama Nilame’ Apothecary.

​Di bawah supervisi ARC-USK dan guru pendamping, M. Rizal. K, S.Pd., M.Si, kelompok ini mengusung penelitian ilmiah mendalam berjudul: ​“Nanoemulsion Ointment with Active Components of Aceh Patchouli Oil as a Diabetic Topical Wound Treatment”

​Inovasi ini berupa salep berbasis nanoemulsi yang memanfaatkan komponen aktif minyak nilam Aceh (Aceh Patchouli Oil) sebagai obat topikal khusus untuk penyembuhan luka diabetes. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan di ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala dengan dukungan peneliti-peneliti ARC dalam berbagai bidang.

Penggunaan teknologi nanoemulsi dinilai sangat strategis karena mampu mempercepat penyerapan zat aktif minyak nilam pada kulit, sehingga proses regenerasi jaringan luka berjalan jauh lebih efektif melalui komponen aktif nilam serta memacu pertumbuhan baru kolagen pada jaringan kulit. Minyak nilam mengandung Patchouli alcohol (alkohol nilam/patchoulol, C15H26O). Senyawa ini bekerja sinergis dengan senyawa fitokimia lain seperti tanin, saponin, dan alfa bulnesene.

​Berkat kebaruan ilmu pengetahuan dan dampak solutif yang ditawarkan bagi dunia kesehatan, Nilame’ Apothecary dianugerahi penghargaan tertinggi Gold Medal untuk Kategori Healthcare.

​Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas lokal seperti minyak nilam Aceh memiliki potensi tanpa batas jika dipadukan dengan riset, teknologi modern, dan kreativitas generasi muda. Prestasi internasional ini diharapkan dapat memotivasi para inventor muda lainnya di Indonesia untuk terus meneliti, berinovasi, dan membawa kearifan lokal ke panggung dunia.

Selain bidang nilam, tim SMA Labschool Banda Aceh juga memenangkan beberapa medali emas, perak dan perunggu untuk berbagai kategori lainnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI