Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Mendapat Banyak Masukan dari Ulama, Sarkawi Pertimbangkan Keputusan Mundur Sebagai Bupati

Mendapat Banyak Masukan dari Ulama, Sarkawi Pertimbangkan Keputusan Mundur Sebagai Bupati

Rabu, 27 Mei 2020 21:04 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Setelah mendapat banyak nasihat dari ulama, tokoh-tokoh pesantren di Aceh dan Jawa Tengah, elemen masyarakat, serta para senior pendiri Bener Meriah, Sarkawi menyebutkan pikir-pikir atas keputusannya untuk mundur sebagai bupati Bener Meriah. 

"Begitu juga elemen masyarakat, para senior para pendiri Bener Meriah yang menghubungi kami atau menyampaikan pesannya. Perwakilan pelajar dan mahasiswa yang datang ke tempat ini, yang kesemuanya menyampaikan saat ini masih dalam penanganan Covid-19 yang membutuhkan kita semua untuk berperan," kata Sarkawi, Rabu (27/5/2020), seperti yang dilansir Kompas.com.

Dia menjelaskan, selain pertimbangan yang telah didapatnya dari para tokoh, Sarkawi juga akan mengumpulkan keluarga untuk memutuskan upaya selanjutnya.

Berikutnya, ia juga mengaku akan berkonsultasi dengan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta berkonsultasi mengenai kesehatannya dengan dokter.

Setelah itu dia bersama keluarga akan memutuskan mengenai pengunduran dirinya sebagai bupati.

"Ada pandangan dari para guru-guru kita, meminta saya berikhtiar secara serius dalam beberapa waktu ke depan, termasuk apakah itu cuti. Ini mungkin akan menjadi pertimbangan opsi yang akan kita ambil," ujar dia.

"Mungkin bisa saja cuti atau berobat secara serius. Karena sudah semua sudah menasihati. Dari bapak menteri kita juga menyampaikan pesan ini," tambah Sarkawi.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Sarkawi membuat geger publik dengan pernyataannya yang akan mengundurkan diri sebagai Bupati Bener Meriah. Hal itu disampaikan Sarkawi di Masjid Babussalam Simpang Tiga Redelong, bertepatan dengan rangkaian pelaksanaan shalat id di mesjid tersebut, Minggu, (24/5/2020). Saat itu, kesehatan menjadi alasan utama bagi Sarkawi untuk mundur dari bupati daerah penghasil kopi itu. (Im)


Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda