Jum`at, 07 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / Masjid Ibnu Abu Bakar RS Putri Bidadari Diresmikan, Manajemen Ajak Masyarakat Makmurkan Rumah Ibadah

Masjid Ibnu Abu Bakar RS Putri Bidadari Diresmikan, Manajemen Ajak Masyarakat Makmurkan Rumah Ibadah

Jum`at, 07 Agustus 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Idris bersama Manajemen RS Putri Bidadari meresmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di Komplek RS Putri Bidadari Aceh Besar, Jumat 07 Agustus 2026. Foto: Ist.


DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - RSU Putri Bidadari Aceh meresmikan Masjid Ibnu Abubakar yang berada di lingkungan rumah sakit di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (7/8/2026). Kehadiran masjid tersebut diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual bagi pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat sekitar.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Aceh Besar, Syekh Muharram Idris, setelah rangkaian acara yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sambutan dari Direktur Utama PT Ade Darma Putera sekaligus Owner RSU Putri Bidadari Aceh, H. Firmansyah, S.E., MARS.

Dalam sambutannya, Firmansyah mengajak seluruh hadirin mengenang kedua orang tuanya, khususnya almarhum Muhammad Nur Abu Bakar, yang disebut memiliki peran besar dalam pembangunan RSU Putri Bidadari Aceh.

"Salah satu legacy terbaik yang bisa kita tinggalkan adalah masjid. Banyak hal yang dapat dilakukan di masjid, bukan hanya melaksanakan salat lima waktu, tetapi juga berbagai kegiatan positif lainnya yang membangkitkan semangat rohani," ujar Firmansyah.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dalam peresmian sekaligus pelaksanaan Shalat Jumat perdana di Masjid Ibnu Abubakar. Menurutnya, masjid tersebut nantinya terbuka untuk keluarga pasien maupun masyarakat umum.

"Karena itu saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memakmurkan masjid ini," katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Syekh Muharram Idris mengungkapkan bahwa semasa hidupnya, pendiri RSU Putri Bidadari Aceh, almarhum Muhammad Nur Abu Bakar, pernah menitipkan pesan agar dirinya dapat meresmikan sekaligus memakmurkan masjid tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini permintaan almarhum dapat saya penuhi," ujar Syekh Muharram.

Ia mengapresiasi keberadaan RSU Putri Bidadari Aceh beserta rumah sakit lainnya di Aceh Besar yang dinilai telah membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami selaku Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang telah membangun rumah sakit di Aceh Besar," katanya.

Menurut Syekh Muharram, keberadaan masjid di lingkungan rumah sakit menjadi fasilitas penting bagi keluarga pasien, tenaga medis, maupun masyarakat yang membutuhkan tempat beribadah.

Ia juga berpesan agar pengelolaan Masjid Ibnu Abubakar tetap berpedoman pada akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan tata cara ibadah yang selama ini dipraktikkan di Masjid Raya Baiturrahman.

"Jaga masjid ini sesuai dengan akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan sesuai praktik ibadah di Masjid Raya Baiturrahman. Itu menjadi pedoman kita," ujarnya.

Usai prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Jumat perdana di Masjid Ibnu Abubakar. 

Bertindak sebagai khatib Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh, Dr. Tgk. Munawar Jalil, MA, dengan imam Tgk. Takdir Ferida dan muazin Ustaz Khalid Yusra.

Acara turut dihadiri Ketua Dewan Pengawas RS Putri Bidadari Drs Sulaiman Abda, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen RSU Putri Bidadari Aceh. Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan siang bersama sebagai ajang mempererat silaturahmi antartamu undangan.[]

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI