Minggu, 30 November 2025
Beranda / Berita / Aceh / Mahasiswa se-Aceh Dirikan Posko Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Mahasiswa se-Aceh Dirikan Posko Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Minggu, 30 November 2025 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh bergabung dalam Aliansi Mahasiswa se-Aceh mendirikan sebuah posko kemanusiaan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Jalan Teungku Daud Beureueh, Gampong Kuta Alam, Banda Aceh. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh bergabung dalam Aliansi Mahasiswa se-Aceh mendirikan sebuah posko kemanusiaan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Jalan Teungku Daud Beureueh, Gampong Kuta Alam, Banda Aceh, sejak 27 November 2025.

Posko yang berdiri tepat di halaman depan kompleks DPR Aceh itu ramai oleh tumpukan bantuan logistik dari masyarakat. Aktivitas sortir pakaian, pengepakan makanan, hingga pendataan donasi tak henti dilakukan selama 24 jam.

Koordinator Lapangan, Misbah Hidayat mengatakan posko tersebut untuk menghimpun bantuan bagi korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Rencong.

"Ini posko informasi dan donasi untuk korban bencana alam terkhususnya di Aceh. Ini dari Aliansi Mahasiswa se-Aceh,” ujarnya kepada media dialeksis.com, Minggu (30/11/2025).

Posko kemanusiaan ini menerima berbagai kebutuhan mendesak mulai dari makanan instan, air mineral, susu bayi, popok, obat-obatan, hingga pakaian layak pakai.

“Ada air, aqua botol, popok untuk orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Ada vitamin, snack, roti, dan obat-obatan seperti obat demam, kompres penurun panas, dan lainnya. Semua dari masyarakat sekitar,” jelas Misbah.

Ia menegaskan bahwa mayoritas bantuan berasal dari masyarakat luas, termasuk dukungan spontan dari aparat kepolisian serta donatur individual dari luar Aceh seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

“Sudah lebih 150 karung pakaian terkumpul sampai hari ini. Dana donasi juga sudah lebih dari 25 juta rupiah dan terus bertambah,” ungkapnya.

Mahasiswa juga melakukan penggalangan langsung di sejumlah titik utama Kota Banda Aceh, seperti Simpang Lima, Simpang BPKP, dan perempatan-perempatan jalan lainnya.

Misbah menyampaikan bahwa proses distribusi bantuan tahap pertama akan dilakukan pada Senin malam (30/11) menuju wilayah Aceh Tengah melalui jalur Pameu yang baru kembali dapat dilalui.

“Rencana malam ini ploter pertama dikirim ke Aceh Tengah, lewat Pameu-Tangse. Memang sekitar 11 jam perjalanan, tapi itu jalur yang sudah bisa ditembus,” katanya.

Gelombang bantuan berikutnya direncanakan berangkat pada Rabu mendatang, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan daerah terdampak.

Bendahara posko, Mulyani Rizki menyampaikan harapan besar untuk pemerintah agar lebih cepat bergerak.“Harapannya untuk pemerintah, ayolah. Ini orang luar saja mau ikut berpartisipasi. Sedangkan pemerintah, satu pun tidak ada nampak mukanya,” tegasnya.

Ia menilai bahwa seharusnya pemerintah hadir langsung membantu masyarakat pada masa tanggap darurat, bukan hanya mengandalkan gotong royong masyarakat dan mahasiswa.

Bantuan dapat disalurkan langsung ke posko utama di depan Kantor DPR Aceh atau melalui transfer ke rekening resmi:

Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rekening: 7280639138 a.n. Mulyani Rizki, Bank Aceh Syariah, No. Rekening: 61502200028953 a.n. Mulyani Rizki.

“Kami akan berupaya menembus akses-akses yang sulit dengan berkolaborasi bersama pihak terkait,” kata Mulyani. [nh]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI