dinsos
Beranda / Berita / Aceh / Luhut: Aceh Punya Potensi Ekonomi Kreatif yang Luar Biasa

Luhut: Aceh Punya Potensi Ekonomi Kreatif yang Luar Biasa

Rabu, 08 September 2021 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Luhut Pandjaitan Bersama Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat Produk UKMK. [Foto: Instagram pribadi]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat adalah cita-cita luhur bangsa ini sejak lama. Bentangan wilayah sejauh puluhan ribuan kilometer dari Sabang hingga Merauke yang terisi dengan berbagai bentuk keanekaragaman hayati dan kekayaan alam adalah bentuk syukur sekaligus pengingat bagi bangsa ini untuk terus berkembang dan bersiap diri terlebih ditengah terpaan pandemi covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan dalam postingan akun Instagram pribadinya yang dikutip Dialeksis.com, Rabu (8/9/2021).

Luhut menuliskan, sesuai keinginan dan arahan Presiden Jokowi Pada 14 Mei lalu guna mengkampanyekan Gerakan #BanggaBuatanIndonesia, hari ini Luhut mengunjungi Bumi Serambi Mekah yang punya potensi ekonomi kreatif yang luar biasa untuk melakukan launching "Ragam Aceh - Pasar Laut Indonesia" setelah sebelumnya proses launching di beberapa daerah lain dilakukan lewat sambungan virtual.

Selain Kopi Gayo yang kualitasnya diakui dunia, ia juga melihat kualitas beberapa produk di event "launching" hari ini, ada kerupuk kulit ikan hasil olahan, abon, sambal, kopi, kain tradisional dan berbagai kerajinan lainnya tak kalah dari produk UMKM lokal Aceh yang sudah lebih dahulu populer seperti Kopi Arabica dan Kopi Gayo.

Luhut menyampaikan pada Gubernur dan seluruh pemangku kepentingan di Aceh untuk menggunakan momentum Gernas BBI untuk membantu dan mendukung UMKM. Mereka harus menjadi "brand ambassador" bagi UMKM lokal asli Aceh dengan ikut berbelanja dan mempromosikan produk lokal.

Selain berbelanja dan mempromosikan produk UMKM, para pelaku industri ini tentunya butuh peningkatan kapasitas lewat pelatihan dan kerjasama dengan "e-commerce", sesuai tujuan dari Gernas BBI yaitu terjadinya perluasan pasar dan peningkatan transaksi penjualan.

Luhut berharap jika kondisi pandemi Covid-19 terus melandai, dapat diagendakan untuk bersama-sama turun ke daerah, mendukung UMKM lewat Gernas BBI setiap bulannya seperti yang dilakukan di Aceh hari ini bersama K/L terkait.

"Saya ingin pemerintah terus hadir dan ada untuk mendukung para artisan di seluruh penjuru Indonesia agar terus berkembang sehingga produk-produk UMKM lokal di seluruh Indonesia yang memang sudah punya kualitas tersendiri bisa terus maju dan bersaing di pasar dunia," pungkasnya.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

dinas perikanan
dinas pendidikan dayah
esdm
Komentar Anda