Jum`at, 19 Juni 2026
Beranda / Berita / Aceh / Komunitas Bonsai Banda Aceh Gelar "Jemur Bonsai", Suguhkan Keindahan Alam dalam Miniatur

Komunitas Bonsai Banda Aceh Gelar "Jemur Bonsai", Suguhkan Keindahan Alam dalam Miniatur

Jum`at, 19 Juni 2026 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Keindahan alam yang dituangkan dalam bentuk miniatur akan menjadi suguhan menarik bagi masyarakat Banda Aceh pada akhir pekan ini. Komunitas Bonsai Banda Aceh menggelar kegiatan "Jemur Bonsai Banda Aceh" bertema Pesona Keindahan Alam dalam Miniatur pada Sabtu-Minggu, 20-21 Juni 2026, di MZ Kupi Lampriet.

Kegiatan tersebut menjadi ajang berkumpulnya para pecinta bonsai sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat seni merawat dan membentuk tanaman bonsai. Berbagai koleksi bonsai dari beragam jenis dan karakter akan dipamerkan, menampilkan perpaduan antara seni, ketekunan, dan kecintaan terhadap alam.

Ketua panitia, Yansera, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan bonsai kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi para penghobi tanaman hias di Banda Aceh dan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat menikmati keindahan bonsai sebagai karya seni yang lahir dari proses panjang dan penuh kesabaran. Mari jadikan akhir pekan lebih hijau bersama keluarga dan sahabat,” ujar Yansera.

Selain menikmati pameran bonsai, pengunjung juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia. Suasana santai di MZ Kupi Lampriet diharapkan semakin menambah kenyamanan pengunjung yang ingin menikmati kopi khas Aceh sembari menyaksikan koleksi bonsai yang dipamerkan.

Menurut Yansera, bonsai bukan sekadar tanaman hias, melainkan representasi keindahan alam yang dibentuk dalam ukuran kecil tanpa menghilangkan nilai estetika dan karakter pohon aslinya. Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap seni bonsai sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Ia berharap komunitas bonsai dapat terus berkembang dan memberi kontribusi positif bagi sektor ekonomi kreatif di Kota Banda Aceh. Kehadiran komunitas dan kegiatan pameran dinilai berpotensi mendorong tumbuhnya usaha tanaman hias, memperkuat sektor pertanian, serta menjadi daya tarik wisata berbasis komunitas.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan ekonomi kreatif, mendukung budidaya tanaman, dan memperkaya pilihan wisata komunitas di Banda Aceh,” pungkasnya. 

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
dishes