Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Ketua KIP Kembali Lantik PPK dan PPS Kota Banda Aceh

Ketua KIP Kembali Lantik PPK dan PPS Kota Banda Aceh

Sabtu, 12 Januari 2019 01:26 WIB


DIALEKISIS.COM | Banda Aceh - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh kembali melantik 1 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 7 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Banda Aceh di Kantor KIP Kota Banda Aceh, Jum’at (11/1).

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra Milwady, melalui rilis yang diterima Dialeksis.com pada Sabtu (12/1) dini hari mengatakan, pelantikan ini dalam rangka mengisi kekosongan penyelenggara melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW). 

“Ini PAW yang kita lakukan termasuk terbanyak yang kita lakukan. Paw Ini kita lakukan karena adanya beberapa anggota PPS yang kemudian terpilih menjadi anggota PPK yang kita rekrut pasca putusan MK, dimana anggota PPK ditambah masing masing 2 orang sehingga dari yang semula 3 orang bertambah menjadi 5 orang,” ujarnya.

Adapun yang dilantik yaitu PPK Kecamatan Meuraxa Evi Kartina, kemudian PPS Gampong Lambhuk Dedi Hardadi, PPS Gampong Blang Yuni Afriani, dan Firmansyah PPS Gampong Peurada.

Selanjutnya PPS Gampong Batoh Ahmad Syafawi, serta PPS Gampong Peunyerat Muchtar Hasyim. Kesemuanya merupakan anggota PPK dan PPS Kota Banda Aceh.

Pada kesempatan itu, Indra didampingi segenap jajaran KIP Kota Banda Aceh juga mengingatkan kepada PPK dan PPS yang baru dilantik agar serius bekerja dalam menyongsong Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang. 

“Perlu saya ingatkan bahwa pemilu tidak lama lagi, sekitar lebih kurang tiga bulan lagi. Oleh karena itu tenaga-tenaga baru ini kita harapkan menjadi semangat baru. Jadi kita berharap bahwa yang masuk ini semakin semangat dan menggelorakan semangat penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kota Banda Aceh,” harap Indra

Indra menegaskan, sebagai penyelenggara maka perlu menjaga etika perilaku karena menjadi penyelenggara pemilu harus siap dipantau oleh masyarakat.

“Juga jangan pernah memberikan iming-iming atau janji-janji kepada siapapun. Bekerja sebagai penyelenggara pemilu ini, adalah profesi terhormat, sama seperti profesi lainnya. Kita harus adil, jujur, berintegritas, profesional dan mandiri. Ini semua harus kita lakukan, jadi jaga perilaku dan bangun koordinasi dengan sesama penyelenggara,” demikian Indra.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan PPK, Komisioner dan staf sekretariat KIP Kota Banda Aceh ini berlangsung khidmat.

Editor :
Jaka Rasyid

Komentar Anda