Beranda / Berita / Aceh / Ketua HMI: Tingginya Pelanggaran Syariat di Lhokseumawe Bahayakan Generasi

Ketua HMI: Tingginya Pelanggaran Syariat di Lhokseumawe Bahayakan Generasi

Jum`at, 26 April 2024 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe - Aceh Utara, Surya. [Foto: for Dialeksis]


DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe - Aceh Utara, Surya mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka pelanggaran syariat Islam yang terjadi di kota Lhokseumawe. 

Surya menyoroti berbagai praktik melanggar syariat yang merajalela di wilayah tersebut tanpa penindakan yang tegas dari pemerintah. 

"Kami menyaksikan banyaknya pelanggaran syariat Islam di Lhokseumawe. Mulai dari pasangan yang melakukan tindakan mesum, praktik judi yang merajalela, keberadaan mucikari yang menghancurkan moralitas, hingga praktik prostitusi yang terang-terangan dilakukan di salon-salon," ungkap Surya kepada Dialeksis.com, Jumat (26/4/2024). 

Bahkan, sambungnya, video tak senonoh para pelanggar syariat itu juga ikut tersebar dan dipertontonkan di media sosial. 

Menurut Surya, kondisi ini mengancam keharmonisan masyarakat Aceh yang selama ini dijaga dengan ketat oleh penerapan syariat Islam. 

"Tingginya angka pelanggaran ini membahayakan generasi kita dan fondasi kehidupan beragama serta moralitas yang telah kita bangun selama ini," ujarnya. 

Surya menegaskan perlunya intervensi tegas dari pemerintah dalam menangani masalah ini. Pemerintah setempat dibawah wewenang Pj Walikota Lhokseumawe A Hanan harus mampu mengatasi permasalahan ini. 

“Jangan hanya menindak kejadian yang sudah terjadi, tapi perlu juga ada pola pedampingan dan sosialisasi sehingga masyarakat sadar betul untuk tidak melanggar syariat,” tegasnya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda