Beranda / Berita / Aceh / Kemenag Aceh Resmikan KUA di Aceh Tenggara, Tuntut Pelayanan Keagamaan yang Paripurna

Kemenag Aceh Resmikan KUA di Aceh Tenggara, Tuntut Pelayanan Keagamaan yang Paripurna

Sabtu, 23 Januari 2021 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +


[For Dialeksis]

DIALEKSIS.COM | Kutacane - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg meresmikan Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu 23 Januari 2021.

Peresmian ditandai dengan membuka tirai selubung disaksikan Wabup Aceh Tenggara Bukhari, Sekdakab Ridwansyah SE MSi, Kakankemenag Aceh Tenggara H Syaiful SHI, Kepala KUA dan jajaran.

Kakanwil mengatakan KUA sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama di tingkat Kecamatan, karenanya KUA dipandang masyarakat sebagai cermin kualitas pelayanan Kementerian Agama.

"Jadi, KUA dituntut untuk memberikan pelayanan keagamaan Islam yang paripurna kepada masyarakat, dan menjadi teladan bagi umat," ungkap Iqbal.

Iqbal berharap, dengan adanya sarana dan prasarana yang persentatif ini jajaran Kantor Urusan Agama tentunya dapat memberikan pelayanan terhadap umat dengan lebih baik.

"Hingga masyarakat yang datang dengan keperluan konsultasi keagamaan atau juga kaitan dengan urusan manasik haji dapat merasa nyaman dan benar-benar merasakan hadirnya Kementerian Agama," katanya.

Ia mengatakan supaya ASN yang bekerja di KUA untuk meningkatkan kompetensi dan profesional.

"Wujudkan berbagai inovasi, terus berkarya, dan tetap ikuti regulasi," pesannya.

Iqbal juga mengingatkan pegawai untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam melayani.

"Ditengah pandemi Covid-19, kita harus disiplin dan hati-hati, mawas diri dalam bekerja agar terhindar dari wabah ini, kita doakan semoga musibah yang sedang menimpa ini segera berlalu," ucapnya.

Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec Badar ini bersumber dari Anggaran SBSN tahun 2020.

Dalam kunkernya ke Aceh Tenggara, Kakanwil Dr Iqbal selain meresmikan KUA, juga melakukan pembinaan ASN, melakukan pembekalan PPAIW dan evaluasi kinerja penyuluh agama Islam. 

Selanjutnya pertemuan dengan Pimpinan Ponpes, launching wakaf tunai dan wakaf produktif penggemukan sapi.

Keyword:


Editor :
Fira

riset-JSI
distanbun 12
Komentar Anda