Karmila Jazila Siswi SMKN 3 Banda Aceh Lolos Program Sakura Science High School 2025
Font: Ukuran: - +
Reporter : Nora

Karmila Jazila. Foto: for Dialeksis
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Karmila Jazila, siswi SMKN 3 Banda Aceh, mencetak prestasi membanggakan usai lolos seleksi Sakura Science High School Program (SSHP) 2025.
Program yang digelar di Jepang pada 18-24 Mei 2025 ini hanya menerima lima siswa dari Indonesia, dan Karmila menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Aceh.
“Perasaan saya campur aduk, senang sekaligus sedih. Senang karena bisa membawa nama Aceh ke Jepang, tapi juga sedih karena teman-teman seperjuangan saya belum berkesempatan lolos,” ujar Karmila kepada Dialeksis, Jumat (28/2/2025).
Meski begitu, ia mengaku sangat bangga bisa mewakili sekolah dan Provinsi Aceh di ajang bergengsi ini.
“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Aceh. Saya ingin menunjukkan bahwa anak Aceh juga mampu bersaing di kancah internasional,” tambahnya.
Menghadapi program ini, Karmila menekankan pentingnya persiapan mental dan fisik, serta terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
“Seleksi SSHP mengharuskan peserta berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Saya selalu berlatih agar lebih percaya diri. Confidence is the key to achieving what you call impossible,” katanya.
Di Jepang nanti, peserta akan mengikuti sistem pembelajaran yang menggabungkan pengalaman sebagai siswa dan mahasiswa, dengan fokus pada sains dan teknologi. Selain itu, mereka juga akan berinteraksi dengan siswa dari berbagai negara dalam sesi pertukaran budaya.
Karmila juga menyampaikan tips semangat belajarnya yaitu dengan adanya rasa ingin tahu yang tinggi menjadi faktor utama yang mendorongnya untuk terus belajar dan berprestasi.
“Belajar tentang hal yang kita minati terasa lebih menyenangkan. Itu membuat saya selalu termotivasi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua, guru, dan teman-temannya, yang selalu memberi semangat.
“Orang tua saya selalu mengapresiasi setiap pencapaian. Sekolah dan jurusan juga sangat suportif. Wali kelas saya, Miss Intan, sering menanamkan afirmasi positif agar saya terus semangat mengejar mimpi.”
Karmila berharap, pencapaiannya ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Aceh untuk berani bermimpi dan percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Mau setinggi apa pun target yang kita tetapkan, kalau kita percaya diri dan berusaha sebaik mungkin, tidak ada yang mustahil. Yang penting, tetap berusaha, berdoa, dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT,” pungkasnya.
Berita Populer
.jpg)
